Anda yang suka membuat aneka kue tentu sudah familiar dengan emulsifier , bukan? Ya, bahan yang satu ini memang termasuk salah satu bahan penting yang senantiasa ditambahkan dalam adonan kue yang sedang dibuat untuk mendapatkan hasil kue yang lebih maksimal. Namun, apa yang sebenarnya dimaksud dengan emulsifier tersebut? Apakah emulsifier adalah bahan pengembang kue yang akan membuat kue mengembang dengan sempurna? Sekilas Tentang Emulsifier Bahan emulsifier dalam bahasa lain juga disebut dengan istilah pengemulsi. Dalam pengertian singkat, emulsifier merupakan bahan yang digunakan untuk menyatukan bahan-bahan yang digunakan dalam adonan kue dan saling bertentangan, misalnya minyak atau lemak dengan bahan cair atau juga menyatukan mentega dengan telur. Selain itu, emulsifier banyak digunakan untuk melembutkan adonan. Dengan tambahan bahan ini, kue yang dibuat nantinya akan memiliki konsistensi yang lebih baik. Baca juga : Metode Dasar Pembuatan Kue yang Harus Diketahui Pemula Apakah Emulsifier Merupakan Bahan Pengembang? Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah apakah bahan emulsifier tersebut sama dengan pengembang? Bisa dikatakan bahwa pertanyaan di atas merupakan pertanyaan yang berdasar. Perlu diketahui bahwa selain memiliki konsistensi yang lebih baik, kue yang menggunakan tambahan emulsifier pada adonan yang digunakan akan cenderung terasa lebih lembut dan memiliki pori yang lebih halus. Hal inilah yang mendasari emulsifier kerap disebut juga sebagai pengembang kue hanya saja, tidak sekuat beberapa bahan pengembang kue lainnya. Oleh karenanya, emulsifier bisa saja disebut sebagai pengembang kue karena faktanya bahan ini bisa mengembangkan adonan kue. Namun, menggunakan emulsifier sebagai satu-satunya pengembang kue tentu kurang dianjurkan. Hal ini dikarenakan fungsi utama dari emulsifier sebenarnya adalah pengemulsi yang akan menyatukan aneka bahan dalam sebuah adonan kue. Beragam Jenis Emulsifier yang Bisa Digunakan Di pasaran, ada beberapa jenis produk emulsifier yang tersedia dan bisa dijadikan pilihan yang tepat sesuai keinginan. Adapun beberapa jenis emulsifier tersebut diantaranya adalah: Emulsifier SP Jenis produk emulsifier yang pertama adalah emulsifier SP. Produk yang satu ini memiliki ryoto ester, asam stearat, oleic dan palmitic. Adonan kue yang dibuat dengan menggunakan kocokan telur dan gula lalu ditambahkan mentega cair sangat cocok diberikan tambahan emulsifier ini. Penambahan emulsifier SP dalam adonan tersebut akan membuat bahan adonan lebih cepat menyatu. Tidak hanya itu, adonan pun nantinya tidak akan mudah turun. Contoh penggunaan produk emulsifier ini adalah pada adonan donat dan bolu. Emulsifier TBM Variasi produk emulsifier yang selanjutnya adalah emulsifier TBM. Produk yang satu ini memiliki kandungan mono dan umumnya diberikan tambahan serida. Produk emulsifier yang satu ini ditambahkan ke adonan kue saat proses pencampuran mentega dan gula yang sudah mengembangkan dan diberikan tambahan telur. Terkait penggunaan produk ini, emulsifier TBM digunakan agar adonan kue yang sedang dibuat tidak pecah terutama saat penambahan tepung. Umumnya, produk emulsifier ini juga digunakan dalam pembuatan bolu ataupun donat. Baca juga : Perbedaan Butter Cake dan Sponge cake Emulsifier ovalet Satu lagi variasi produk emulsifier yang bisa digunakan dalam pembuatan kue adalah ovalet. Produk yang satu ini memiliki kandungan mono dan glyceride seperti TBM. Akan tetapi, ovalet memiliki tambahan lebih banyak asam lemak hewani. Penggunaan emulsifier ini bisa menstabilkan adonan telur dan mentega agar keduanya lebih cepat menyatu. Tidak hanya itu, kue yang dibuat pun akan memiliki tekstur yang cenderung lebih lembut dan agak basah. Dengan adanya beragam variasi emulsifier , tentu Anda bisa memilih mana jenis emulsifier yang cocok. Bandingkan beberapa variasi tersebut dan pilih sesuai kebutuhan. Nah, untuk memilih bahan emulsifier yang tepat, Anda bisa menggunakan produk GSI (Global Solusi Ingredia). Cek di sini untuk memilih produk yang tersedia.
Seperti yang kita ketahui, Emulsifier kerap digunakan dalam proses pembuatan kue. Hal ini dikarenakan Emulsifier memiliki beberapa keunggulan yang membuat kue yang sudah dibuat menjadi lebih enak dan lembut. Akan tetapi, masih banyak yang belum mengetahui beberapa keunggulan dari penggunaan Emulsifier itu sendiri dalam pembuatan kue. Padahal, hal ini perlu diketahui agar Anda pun bisa meracik kue dengan baik dan sempurna. Tidak hanya itu, ternyata emulsifier pun memiliki beberapa jenis yang mempunyai karakternya masing-masing. Akan tetapi, jenis Emulsifier itu tidak mengurangi keunggulan dalam proses pembuatan kue itu sendiri. Berikut ini penjelasan mengenai keunggulan penggunaan Emulsifier untuk pembuatan kue. Keunggulan Penggunaan Emulsifier Dalam Pembuatan Kue Di bawah ini adalah sejumlah keunggulan dari penggunaan emulsifier dalam proses pembuatan kue yang perlu Anda ketahui: 1. Membuat Adonan Menyatu Lebih Cepat Ketika Anda menggunakan emulsifier saat proses pembuatan kue, pastinya adonan dapat lebih cepat menyatu. Tidak hanya itu, adonan kue pun akan lebih kental. Tentu, ini akan membuat proses pembuatan kue lebih mudah dan menghasilkan kue yang enak dan lembut. Baca juga : Apa Itu Glomul PGPR850? Apakah Emulsifer yang Aman? 2. Mampu Mempersatukan Air dan Lemak Dalam Adonan Kue Emulsifier bisa membuat zat air dan lemak yang ada di adonan kue menyatu. Dengan begitu, kue yang Anda buat akan memiliki tekstur yang lebih creamy . Setiap adonan kue tentu akan memiliki zat lemak dan airnya masing-masing. Zat lemak dalam adonan bisa terdapat pada susu, daging, kacang, dan lain sebagainya. Dengan penggunaan emulsifier dalam pembuatan kue, zat lemak tersebut bisa dengan mudah tercampur dengan air sehingga proses pengolahan kue bisa lebih mudah. 3. Menjadikan Kue Lebih Empuk dan Lembut Kue yang lembut dan empuk tentu menjadi idaman para pembuat kue. Maka dari itu, penggunaan emulsifier akan membantu Anda dalam mewujudkannya. Emulsifier bisa membantu kue menjadi lebih empuk. Keunggulan Emulsifier yang satu ini selalu menjadi hal yang paling disukai. Sebab, kue yang empuk tentu akan sangat halus ketika digigit dan dikunyah. Maka dari itu, jika Anda tidak menggunakan emulsifier, kue dipastikan menjadi padat. 4. Pilihan Emulsifier yang Beragam Siapa bilang emulsifier yang bisa digunakan adalah emulsifier kimia? Keunggulan penggunaan emulsifier dalam pembuatan kue selanjutnya adalah beragam pilihan emulsifier yang bisa kita gunakan. Telur pun sebenarnya merupakan emulsifier alami yang memiliki fungsi serupa dengan emulsifier kimia. Tidak hanya itu, emulsifier kimia pun memiliki beberapa jenis yang berkarakter berbeda namun tetap dengan keunggulan yang sama. Dengan begitu, Anda pun tidak perlu bingung dalam memilih emulsifier yang tepat untuk kue yang Anda buat. Baca juga : Peran Stabilizer dan Emulsifier Pada Es Krim Jika Anda mencari Emulsifier yang tepat dan memiliki keunggulan lengkap setiap proses pembuatan kue, Emulsifier GSI jawabannya. Emulsifier yang diproduksi oleh Global Solusi Ingredia (GSI) ini dapat dipakai untuk membuat beragam kue. Mulai dari dessert , roti, cokelat, selai kacang, dan lain sebagainya. Bahan yang ada di Emulsifier ini pun dipastikan berkualitas dan terpercaya. Bahkan, Emulsifier GSI bisa membuat adonan kue Anda menjadi sangat halus, stabil, tidak mengkristal, dan empuk. Jika Anda ingin membuat kue dengan Emulsifier GSI, bisa langsung memesannya dengan menghubungi nomor WhatsApp 08161391263 atau melalui email ke sales@globalsolusiingredia.com . Untuk lebih jelas, Anda pun bisa berkonsultasi dengan gratis melalui kontak tersebut. Semoga bermanfaat ya!
Ketika membuat kue, apakah Anda pernah mengalami kue, terutama bolu, yang dibuat tidak mengembang sempurna dan cenderung bantat? Ya, bolu yang seharusnya mengembang dengan baik dan memiliki tekstur lembut cenderung lebih tipis dan juga lebih padat. Meskipun bisa jadi rasa kue tersebut tetap enak, namun secara tampilan, kue tadi pasti kurang menarik. Lantas, apa yang sebenarnya menyebabkan kue bisa menjadi bantat? Apakah karena bahan pengembang kue yang digunakan kurang banyak? Beberapa Penyebab Kue Bantat Berbincang tentang kue yang cenderung bantat dan tidak mengembang dengan baik, ada beberapa penyebab masalah ini yang perlu diketahui. Adapun beragam hal yang menyebabkan kue menjadi bantat adalah sebagai berikut: Kesalahan menakar pengembang Jika Anda bertanya apakah penyebab kue menjadi bantat karena kurangnya pengembang yang digunakan, maka jawabannya adalah iya. Pasalnya, kesalahan dalam menakar pengembang menjadi biang kue yang tidak bisa mengembang secara sempurna . Terkait bahan pengembang ini, ada beberapa jenis bahan pengembang yang bisa digunakan, seperti baking powder, baking soda ataupun self-rising flour. Tentu, beragam jenis bahan pengembang tersebut memiliki kemampuan yang berbeda untuk mengembangkan adonan sehingga takaran yang diperlukan pun juga berbeda-beda. Baca juga : Perbedaan Brownies Panggang dan Kukus Komposisi bahan yang terlalu dingin Selain kesalahan dalam menakar bahan pengembang, apa yang menyebabkan kue menjadi bantat adalah komposisi bahan yang cenderung terlalu dingin. Dalam hal ini, masalah kerap muncul ketika seseorang menggunakan mentega ataupun telur yang baru dikeluarkan dari lemari pendingin. Perlu Anda pahami bahwa mentega dan telur yang dingin cenderung lebih susah untuk dihaluskan dan bercampur dengan bahan lain. Hal inilah yang akan berpengaruh pada kualitas kue yang sedang Anda buat. Oleh karenanya, solusi yang bisa dilakukan adalah membiarkan mentega, telur dan bahan lainnya hingga suhu ruang sebelum digunakan. Kesalahan saat mencampur adonan Kesalahan yang terjadi saat mencampur adonan juga bisa menyebabkan kue yang dibuat menjadi bantat dan tidak mengembang secara sempurna. Contoh yang cukup kerap terjadi adalah seseorang keliru dalam memasukkan bahan kue sesuai dengan urutannya. Misalnya saja, bahan yang harus dicampur dan dihaluskan terlebih dahulu umumnya adalah mentega dan gula. Nah, jika Anda mencamur telur dan gula terlebih dahulu, bisa jadi hasil adonan yang dibuat kurang baik dan nantinya kue tidak bisa mengembang dengan sempurna. Loyang yang digunakan terlalu besar Kue yang tidak mengembang secara sempurna dan cenderung bantat juga dipengaruhi oleh kesalahan dalam memilih loyang yang digunakan. Dalam resep pembuatan kue, biasanya akan disertakan berapa ukuran loyang yang sebaiknya digunakan. Tentu, penentuan ukuran loyang tersebut didasarkan pada campuran adonan yang digunakan. Baca juga : Jenis Loyang Kue yang Harus Diketahui Pecinta Baking Nah, perihal loyang ini, jika Anda menggunakan loyang yang terlalu besar, maka proses pemanggangan akan berbeda yang membuat kue kurang mengembang. Jika Anda tidak memiliki loyang dengan ukuran yang sesuai, maka atur suhu oven yang digunakan. Beberapa hal di atas adalah apa yang kerap menjadi sebab kenapa kue yang dibuat tidak mengembang sempurna dan cenderung bantat. Sebagai tambahan, ada baiknya jika Anda juga menggunakan bahan kue berkualitas yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia) demi hasil kue yang maksimal. Jika tertarik, silakan cek website https://globalsolusiingredia.com/ untuk melihat aneka bahan kue yang tersedia dengan kualitas yang terjamin, halal, dan sudah lolos izin edar dari BPOM RI. Semoga bermanfaat.
Sebenarnya, resep bolu kukus bisa dibuat dengan cukup mudah. Hal inilah yang membuat resep bolu kukus semakin bervariasi dengan beragam kombinasi bahan yang unik dan membuat rasa bolu semakin lezat. Terlebih, bolu kukus sendiri memiliki tekstur lembut dan empuk yang cocok disantap sebagai pendamping teh atau kopi. Nah, meskipun sebenarnya bisa dibuat dengan cukup mudah, beberapa orang mengeluh bolu kukus yang mereka buat tidak bisa mekar dan mengembang dengan sempurna serta cenderung bantat. Jika Anda juga pernah mengalaminya, berikut ini akan dibahas beberapa tips resep bolu kukus yang mekar serta mengembang. Penasaran? Simak ulasannya! Tips Agar Bolu Kukus Mekar dan Mengembang Bolu kukus yang mekar dan mengembang sempurna selain terlihat cantik, tentu akan memiliki tekstur yang lembut. Sebaliknya, bolu kukus yang bantat akan memiliki tekstur lebih keras dan juga terlihat tipis. Ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membuat bolu kukus lebih mekar dan mengembang. Beberapa tips tersebut adalah: Menggunakan pengembang yang masih baru Pengembang merupakan bahan yang sangat berpengaruh pada hasil bolu kukus yang lebih mekar. Terkait bahan yang satu ini, pastikan jika Anda menggunakan bahan pengembang kue yang masih baru dan belum terlalu lama disimpan, terutama dalam kondisi terbuka. Pasalnya, semakin lama bahan pengembang disimpan, fungsi untuk mengembangkan adonan kue bolu pun akan semakin berkurang. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa meskipun Anda sudah menggunakan pengembang, bolu kukus tetap tidak mekar. Baca juga : Fungsi Vitamin dalam Makanan yang Perlu Anda Ketahui Ayak bahan kering terlebih dahulu Agar bolu kukus yang Anda buat bisa mekar dan mengembang dengan baik, maka Anda perlu mengayak bahan kering yang digunakan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke adonan basah. Bahan kering yang dimaksud adalah tepung terigu, garam dan juga baking powder . Anda bisa saja mencampur semua bahan kering tersebut lalu diayak ketika memasukkannya ke adonan basah. Proses mengayak ini cukup penting karena akan memastikan partikel bahan kering bisa menyatu dengan sempurna saat dicampurkan pada bahan basah. Menggunakan bahan yang berkualitas Kualitas dari bahan juga memegang peranan penting terkait hasil bolu kukus yang Anda buat. Dalam hal ini, pastikan jika Anda menggunakan bahan yang berkualitas untuk resep bolu kukus yang dibuat agar mendapatkan hasil yang sempurna sesuai keinginan. Pastikan bahan tercampur dengan merata Tips lain yang penting diperhatikan agar bolu kukus yang Anda buat bisa mengembang dan mekar dengan baik adalah memastikan semua bahan tercampur dengan sempurna dan merata. Terlebih, untuk campuran margarin dan gula yang dicampur di bagian awal. Selain itu, ketika memasukkan bahan kering ke adonan basah, pastikan pula Anda mencampurnya hingga merata. Perlu diketahui bahwa proses pencampuran bahan untuk membuat bolu kukus sendiri cenderung sedikit lebih lama dibandingkan dengan bolu yang dipanggang menggunakan oven. Baca juga : Ciri Adonan yang Sempurna untuk Hasil Kue yang Lezat Kukus dengan benar Kesalahan saat proses mengukus bisa membuat bolu kukus tidak mekar dan mengembang secara sempurna. Oleh karenanya, pastikan jika Anda mengukus bolu dalam kondisi air yang mendidih dan menggunakan dandang dengan tutup yang datar. Beberapa tips di atas bisa diterapkan untuk mendapatkan hasil bolu kukus yang lebih mengembang. Untuk bolu kukus yang nikmat, selalu gunakan aneka bahan kue dari produk dari GSI (Global Solusi Ingredia). Silakan cek website https://globalsolusiingredia.com/ untuk memilih bahan yang Anda perlukan! Tersedia bahan seperti emulsifier, pengawet, pewarna, dan sebagainya. Semua produk GSI sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI dan sudah lolos izin edar BPOM RI. Segera cek produknya dan dapatkan bolu dengan kualitas terbaik.
Bagi pecinta baking , memiliki berbagai macam loyang tentu sangat penting. Sebab, berbeda jenis kue, tentu berbeda juga jenis loyangnya. Meski begitu, membeli loyang juga harus benar-benar diperhatikan kegunaannya. Jangan sampai loyang tersebut hanya tergeletak karena tidak terpakai. Maka dari itu, sebelum membeli loyang kue, silakan Anda kenali terlebih dahulu jenis-jenis dan kegunaannya pada penjelasan di bawah ini! Roll Pan Roll pan merupakan jenis loyang yang digunakan untuk membuat bolu gulung. Tinggi dari loyang ini adalah 2,5 cm yang sesuai dengan ketebalan bolu gulung secara umum. Beberapa jenis roll pan mempunyai permukaan yang bergerigi sehingga membuat hasil akhir permukaannya menjadi bergelombang dan tampak lebih menarik. Baca juga : Metode Dasar Pembuatan Kue yang Harus Diketahui Pemula Baking Dish Ada juga baking dish yang wajib ada di rak penyimpanan perkakas para pecinta baking . Biasanya, b aking dish ini dipakai untuk membuat kue kering, kukis, serta scones . Bentuknya pilih serta bagian pinggirnya berbingkai. Dengan begitu, adonan kukis tidak akan tumpah Ketika dipanggang. Baking dish ini juga kerap disebut cookie sheet atau loyang datar. Ketinggiannya sekitar 3 cm sehingga membuat kue kering jadi lebih renyah. Umumnya, ukuran baking dish yang beredar di pasaran adalah 30 cm x 30 cm. Tart Pan Jenis loyang kue yang selanjutnya adalah tart pan yang biasanya digunakan untuk membuat kue pie. Pada bagian sampingnya, terdapat tekstur bergerigi sehingga bentuknya jadi lebih unik. Untuk memudahkan dalam mengeluarkan kulit pie, maka bagian bawah loyang dapat dicopot dan dipasang kembali. Sehingga, menghindari kulit pie yang hancur karena pada dasarnya, kulit pie memang cukup ringkih. Springform Pan Loyang kue yang satu ini sering juga disebut sebagai loyang bongkar pasang. Ukuran tingginya sendiri adalah 10 cm dan diameternya adalah 20 cm. Pada bagian tepi pinggirnya terdapat kunci yang akan membuat adonan tidak mudah tumpah ketika dipanggang. Springfoam umumnya dipakai untuk memanggang cheese cake . Sebab, adonan kue tersebut tidak kokoh laiknya kue bolu. Maka dari itu, saat akan mengambil adonan, maka cukup lepaskan tepi loyangnya saja, jadi kue akan tetap memiliki tampilan yang rapi dan menarik. Loyang Muffin Seperti namanya, loyang muffin digunakan untuk memanggang muffin ataupun cupcake . Satu loyang terdiri dari 6 hingga 12 lubang dengan diameter sekitar 8 cm. Akan tetapi, sudah banyak ukuran lain yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Sebelum menggunakan loyang ini, Anda harus melapisi dengan paper cup supaya kue yang matang mudah dilepaskan dari dalam lubang loyang. Pengisian adonannya sendiri hanya ¾ dari lubang loyang supaya dapat mengembang dengan baik. Baca juga : Cari Tahu Jenis Pewarna Makanan yang Layak Anda Konsumsi Cake Pan Cake pan merupakan loyang yang berfungsi membuat cake . Bentuk dari cake pan sangat beragam, ada yang berbentuk persegi, persegi panjang, bulat, hati, dan sebagainya. Ukuran cake pan juga beragam dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Beberapa jenis cake yang bisa dipanggang menggunakan cake pan yakni bolu marmer, kue lapis, kue bolu jadul, dan masih banyak lagi. Itu dia jenis loyang yang wajib dimiliki oleh pecinta baking . Selain menggunakan loyang yang sesuai, agar kue yang Anda buat lebih maksimal, maka gunakan pengembang yang berkualitas seperti emulsifier dari Global Solusi Ingredia. Emulsifier GSI membantu pencampuran adonan menjadi lebih halus, menjaga produk emulsi jadi lebih stabil, mengurangi lengket pada adonan, hingga mengontrol kristalisasi. Dengan emulsifier GSI, maka kue yang Anda buat jadi lebih empuk, lezat, dan mengembang sempurna!
Jika Anda memiliki passion di bidang baking , tentu harus benar-benar paham metode dasar pembuatan kue. Pasalnya, dengan mengetahui metode-metode ini, kemungkinan keberhasilan membuat kue akan jauh lebih besar. Saat ini, banyak orang yang malas membuat kue sendiri karena pernah mencoba dan gagal. Namun, dengan metode dasar pembuatan kue yang benar, maka kegagalan bisa diminimalisir. Setidaknya ada 5 metode dasar yang harus Anda ketahui agar berhasil membuat kue. Berikut penjelasan selengkapnya! Pilih Terigu yang Sesuai dengan Kebutuhan Ada tiga jenis tepung terigu berdasarkan kandungan proteinnya. Tepung terigu protein tinggi bisa Anda gunakan membuat kue dengan kekenyalan yang tinggi. Sehingga, kue yang dihasilkan akan lembut, mengembang, dan juga elastis. Kedua, tepung terigu protein sedang bisa digunakan untuk kue dengan tekstur lembut dan cukup mengembang. Jenis terigu yang satu ini bisa digunakan untuk berbagai jenis makanan. Terakhir, ada tepung terigu protein rendah yang cocok untuk kue dengan tekstur renyah. Pastikan Anda menggunakan jenis tepung yang sesuai dengan kebutuhan agar hasilnya maksimal. Baca juga : Resep Roti Sobek Anti Gagal Cocok untuk Pemula Tentukan Jenis Gula yang Sesuai Gula tidak hanya menjadi pemanis dalam makanan, melainkan juga jadi bahan pengawet alami. Jenis kue yang berbeda membutuhkan gula yang berbeda. Untuk jenis gula pasir, cocok untuk jenis makanan sehari-hari karena teksturnya yang kasar. Ada juga gula kastor yang mempunyai tekstur lebih halus. Gula ini cocok untuk kue yang renyah dan bisa menghasilkan warna yang bagus. Sifat gula kastor adalah cepat larut di dalam air. Terakhir, ada gula jawa atau palm sugar yang memiliki warna cokelat. Biasanya, gula jawa digunakan dalam brownies dan muffin karena bisa menghasilkan tekstur yang lebih kental. Pastikan Telur dalam Kondisi Baik Saat memilih telur untuk kue, Anda lihat terlebih dahulu kekentalan putih telurnya ketika dibuka.. Sebaiknya jangan simpan di dalma kulkas telur yang akan digunakan dan lebih baik ada pada suhu ruang. Teknik Mengocok Adonan yang Benar Untuk mengocok adonan dengan mixer, maka pastikan Anda mulai dengan kecepatan yang rendah dahulu. Baru kemudian Anda naikkan pada kecepatan yang lebih tinggi secara bertahap. Pada tahap akhir, gunakan kecepatan yang paling tinggi supaya adonan menjadi lebih kokoh. Sedangkan pengocokan dengan spatula harus dilakukan dengan perlahan supaya tercampur dengan baik. Sehingga, adonan tidak kempis dan mencair lagi. Cara Memanggang yang Baik Pada tahap persiapan, Anda harus memanaskan oven dahulu dalam waktu sekitar 10 menit sehingga pengembangan kue akan menjadi sempurna. Saat adonan akan dimasukkan, maka pastikan suhu oven tidak terlampau tinggi. Jika suhu terlalu tinggi, maka adonan tidak akan matang sempurna karena pinggiran kue sudah gosong di saat bagian dalamnya masih berupa adonan. Suhu oven yang terlalu rendah juga bisa membuat kue jadi bantat. Maka dari itu, selalu ikuti petunjuk pada resep supaya hasilnya tepat. Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah jangan sekali-kali membuka oven jika kue belum mengembang sepenuhnya. Sebab, kue bisa gagal mengembang alias kempis. Baca juga : Cara Membuat Bolu Panggang Tanpa Mixer Dengan memahami metode dasar membuat kue di atas, Anda tidak akan gagal lagi dalam membuat kue. Hal yang tidak kalah penting juga saat membuat kue agar tidak gagal adalah memilih bahan yang terbaik. Artinya, bahan-bahan harus memenuhi standar parameter kualitas yang tinggi seperti produk Global Solusi Ingredia. GSi merupakan perusahaan multinasional yang sudah lama menjadi pemasok bahan pangan untuk industri internasional. Selain itu, GSI juga menggunakan teknologi kekinian yang membuat kualitas bahan semakin tinggi. Produk GSI yang tersedia meliputi emulsifier, pemanis, minyak dan lemak, essential oil, enzim, pengawet, pengatur keasaman, dan juga cokelat. Semua produk GSI pastinya bisa Anda manfaatkan untuk membuat kue semakin maksimal. GSI juga melayani pembelian dalam skala besar untuk industri. Anda juga bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu secara gratis jika ada pertanyaan.