BLOGS

Rabu, 24 Agustus 2022 - 11:55

Anda tentu sudah familiar dengan yoghurt, bukan? Minuman fermentasi yang satu ini menjadi salah satu minuman yang cukup disarankan untuk dikonsumsi secara teratur. Pasalnya, minuman ini memiliki kemampuan yang ajaib untuk menyehatkan sistem pencernaan dan tubuh secara umum. Meskipun hadir dalam beragam variasi rasa, namun jika dilihat dengan saksama, yoghurt memiliki rasa asam. Rasa asam ini didapatkan dari proses fermentasi gula laktosa yang terdapat pada produk susu. Nah, meskipun proses fermentasi tersebut bisa dilakukan dengan baik, tidak jarang yoghurt mengalami kerusakan fisik, baik ketika proses produksi ataupun ketika penyimpanan. Hal inilah yang membuat emulsifier diperlukan dalam proses pembuatan yoghurt. Apa yang Menyebabkan Kerusakan Fisik Yoghurt? Seperti yang disinggung di awal, yoghurt bisa mengalami kerusakan fisik bagi ketika saat proses pembuatan ataupun selama penyimpanan. Salah satu penyebab kerusakan yoghurt adalah munculnya sineresis akibat fermentasi yang tidak tepat. Baca juga : Cara Membuat Bolu yang Tidak Lengket di Loyang Selain itu, tingkat viskositas yang rendah serta adanya penurunan pada kemampuan daya ikat air juga menjadi biang dari kerusakan fisik yoghurt tersebut. Jika hal ini terjadi, kualitas yoghurt akan menurun. Tidak hanya itu, produk yoghurt yang dihasilkan pun nantinya tidak akan memiliki manfaat sebagaimana produk yoghurt yang memiliki kondisi baik. Penggunaan Emulsifier Dalam Pembuatan Yoghurt Adanya ketidakstabilan dalam proses pembuatan yoghurt membuat kualitas dari minuman fermentasi ini menurun dan tidak memiliki manfaat sebagaimana seharusnya. Oleh karenanya, upaya untuk menstabilkan proses pembuatan yoghurt dilakukan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada yoghurt ketika proses pembuatan atau penyimpanan adalah dengan melakukan penambahan penstabil atau emulsifier . Produk emulsifier yang digunakan tersebut berfungsi untuk meningkatkan viskositas serta daya ikat air pada bahan pembuatan yoghurt. Selain itu, emulsifier juga berfungsi untuk menurunkan sineresis. Penstabil atau emulsifier sendiri adalah bahan tambahan pangan yang aman digunakan dan memiliki manfaat untuk menstabilkan, mengentalkan ataupun membuat bahan minuman dan makanan yang dicampur dengan air menjadi lebih pekat sesuai dengan level kekentalan tertentu. Dalam proses pembuatan yoghurt, emulsifier yang ditambahkan ditujukan untuk mengikat lemak susu dan air agar tidak terpecah. Dengan demikian, bahan pembuat yoghurt yang digunakan bisa bercampur dengan lebih maksimal sehingga hasil pembuatan yoghurt akan cenderung lebih baik. Juga, produk yoghurt yang dihasilkan pun bisa bertahan dalam waktu yang lebih lama. Bagaimana Penggunaan Produk Emulsifier Dalam Pembuatan Yoghurt? Sebenarnya, penggunaan emulsifier dalam proses pembuatan yoghurt bisa dikatakan cukup mudah. Hal ini dikarenakan bahan emulsifier tersebut hanya perlu dicampurkan pada campuran bahan yoghurt setelah proses fermentasi dimulai. Hanya saja, produk emulsifier tidak boleh digunakan dalam takaran yang berlebihan. Penggunaan emulsifier dengan takaran yang berlebihan akan memberikan dampak negatif pada produk yoghurt, bahkan tidak mungkin akan menjadi masalah jika dikonsumsi. Baca juga : Apakah Cake Emulsifier Sama dengan Bahan Pengembang Kue Terkait penggunaan emulsifier pada pembuatan yoghurt, standard yang digunakan adalah peraturan yang dibuat oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan nomor 20 tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengemulsi. Oleh karenanya, sebelum Anda membuat yoghurt, perhatikan ambang batas penggunaan emulsifier yang dianjurkan. Tidak hanya itu, Anda juga sebaiknya menggunakan produk emulsifier yang tepat. Pasalnya, jenis produk yang digunakan akan berpengaruh pada hasil yoghurt yang dibuat. Dalam hal ini, untuk mendapatkan hasil yoghurt yang berkualitas dan tahan lama, gunakan produk emulsifier yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Cek di sini untuk melihat detail produk yang disediakan. 

Kamis, 18 Agustus 2022 - 15:03

Kalau membicarakan mengenai bahan pengembang kue, pastinya baking powder adalah jawabannya. Baking powder dapat mengembangkan kue supaya teksturnya lebih empuk dan bervolume. Masalahnya, terkadang kita lupa membeli baking powder ketika akan membuat kue. Tidak harus bolak-balik ke toko bahan-bahan kue. Karena ada pengembang kue alami yang dapat kita gunakan sebagai alternatif baking powder. Pengembang Kue Alami Apa saja pilihannya? Berikut ini merupakan 6 bahan pengembang kue alami alternatif baking powder di bawah ini: 1. Putih Telur Di balik aroma amis dan tekstur yang licin, putih telur adalah bahan alami alternatif Baking powder yang dapat mengembangkan kue. Menariknya, putih telur dapat membuat tekstur kue yang lebih ringan dan bervolume, ketimbang memakai Baking powder, lo! Anda cuma harus mengocok putih telur dengan kecepatan rendah hingga berbusa. Setelah itu, kocok putih telur memakai mixer dengan kecepatan tinggi hingga teksturnya menjadi lembut. Baca juga : Ketahui Jenis Pengembang Kue Agar Kue Jadi Sempurna 2. Buttermilk Buttermilk masuk dalam bahan alami pengembang kue yang dapat kita gunakan sebagai alternatif baking powder. Kalau dilihat sekilas memang mirip yoghurt, perbedaannya adalah rasa buttermilk cenderung asam dan tajam. Guna menggantikan 1 sendok teh baking powder, cukup campurkan 1/2 cangkir buttermilk dengan 1/4 sendok teh powder kue. Karena tekstur buttermilk cair, disarankan guna mengurangi sedikit takaran bahan cair ketika membuat kue, ya. Tujuannya supaya tekstur dan konsistensi kue tetap terjaga. 3. Cuka Cuka juga masuk dalam bahan pengembang kue alami alternatif baking powder yang dapat Anda coba. Hanya saja, cara memakai cuka guna mengembangkan kue tidak boleh asal. Hal ini dikarenakan cuka punya aroma dan rasa yang sangat kuat. Pilih cuka putih sebagai pengembang kue alami, supaya rasa dan warnanya tidak berubah. Campurkan 1/4 sendok teh powder kue dengan 1/2 sendok teh cuka guna menggantikan satu sendok teh baking powder . 4. Air Lemon Lalu, perasan air lemon masuk dalam bahan pengembang kue alami yang cocok dijadikan alternatif baking powder . Cuma, Anda harus berhati-hati Kalau hendak mengembangkan kue memakai air lemon. Hal ini dikarenakan, rasa lemon yang kuat dapat mengubah rasa kue. Kalau pada resep disarankan memakai 1 sendok teh baking powder . Maka, cukup gunakan 1/2 sendok teh air lemon dengan 1/4 sendok teh baking powder guna mengembangkan kue, ya. 5. Cream of Tartar Alternatif baking powder guna mengembangkan kue berikutnya adalah cream of tartar . Untuk diketahui, cream of tartar punya bentuk bubuk putih halus punya sifat asam berasal dari hasil penyulingan minuman anggur, lo! Supaya mendapatkan hasil yang cantik, gunakan rasio 2:1 antara cream of tartar dan baking powder ketika membuat kue. Misal, campurkan 1/2 sendok teh cream of tartar dengan 1/4 sendok teh baking powder guna menggantikan 1 sendok teh baking powder . Baca juga : Apakah Cake Emulsifier Sama dengan Bahan Pengembang Kue 6. Plain Yogurt Bahan pengembang kue yang pertama adalah plain yogurt . Terbuat dari fermentasi susu, yoghurt dapat menjadi alternatif baking powder guna mengembangkan kue apabila dicampur dengan baking powder . Anda dapat mencampurkan 1/2 gelas plain yogurt dengan 1/4 sendok teh baking powder guna menggantikan 1 sendok teh baking powder . Kalau pengembang kue alami tidak dapat mengembangkan kue secara maksimal, Anda dapat memakai cake emulsifier Global Solusi Ingredia (GSI) untuk menggantinya. Emulsifier GSI dapat membuat kue menjadi lebih mengembang sempurna, bertekstur lembut, halus, tidak pecah, tidak mengkristal, dan aman dikonsumsi. Dengan bahan soy lecithin , Emulsifier GSI dapat lebih aman untuk kesehatan. Tentunya, emulsifier GSI sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI dan izin edar dari BPOM RI. Yuk, segera gunakan emulsifier GSI dengan cek laman utama globalsolusiingredia.com

Selasa, 16 Agustus 2022 - 14:40

Ubi umumnya diolah untuk menjadi keripik atau sekadar direbus untuk dinikmati. Padahal, bahan yang satu ini sebenarnya bisa dibuat menjadi olahan yang kreatif dan menjadi ide jualan yang unik serta menguntungkan, salah satunya adalah bolu ubi. Nah, ada beberapa ide menarik terkait resep bolu ubi yang bisa Anda coba di rumah dan dijadikan inspirasi jualan. Penasaran? Simak ulasannya! Resep Bolu Ubi Kukus Salah satu ide mengolah ubi dengan unik adalah membuatnya menjadi bolu ubi kukus. Adapun detail resep untuk olahan ini adalah: Bahan-bahan:         6 ons ubi kayu diparut         5 butir telur         2 ons gula pasir         1 sendok makan SP         ½ sendok teh vanili bubuk         1 ons keju parut         150 ml minyak goreng         Secukupnya garam         Secukupnya pasta pandan Cara membuat:         Peras ubi kayu yang sudah diparut tersebut lalu sisihkan         Campurkan telur, gula pasir, SP dan vanili dengan mixer menggunakan speed tinggi         Setelah tercampur merata, masukkan ubi ke dalam adonan tersebut dan mixer dengan kecepatan rendah         Masukkan keju parut serta garam dan campur rata         Masukkan minyak goreng dan aduk menggunakan spatula         Beri pewarna sesuai yang diinginkan         Tuang adonan yang sudah tercampur rata ke dalam loyang yang sebelumnya sudah diolesi dengan mentega         Panaskan kukusan dan kukus adonan bolu ubi tersebut selama 40 menit         Angkat setelah matang Setelah bolu ubi kukus ini matang, Anda bisa mengiris dengan ukuran sesuai keinginan. Masukkan ke wadah plastik untuk membuatnya lebih higienis dan bolu ubi siap dijual. Resep Bolu Ubi Cokelat Jika Anda ingin membuat sajian bolu ubi yang unik dan terlihat lezat, bolu ubi cokelat bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, sekilas, variasi bolu ubi ini cukup mirip dengan brownies. Bahan-bahan:         200 gr ubi merah kukus lalu haluskan         3 butir telur ayam         80 gr tepung mocaf         20 gr cokelat bubuk         100 gr gula merah, iris         30 ml susu putih cair         Secukupnya garam         3 sendok makan minyak kelapa         Kismis untuk topping Cara membuat:         Campur telur dan gula merah hingga mengembang menggunakan mixer dengan kecepatan yang tinggi         Selanjutnya, masukkan ubi yang sudah dihaluskan tadi serta susu putih ke dalam campuran adonan         Aduk campuran adonan tersebut dengan menggunakan mixer hingga adonan tercampur rata         Masukkan tepung, garam dan juga cokelat bubuk ke dalam adonan. Aduk perlahan menggunakan spatula         Masukkan minyak kelapa yang sudah disediakan lalu aduk adonan hingga merata         Jika adonan sudah siap, maka masukkan adonan ke dalam loyang yang sebelumnya sudah diberikan olesan mentega atau minyak         Tambahkan kismis sebagai topping kue bolu yang dibuat         Panaskan kukusan dan kukus adonan bolu cokelat tersebut sekitar 25 menit hingga matang         Jika bolu ubi sudah matang, lepaskan dari loyang dan iris sesuai selera         Selesai Sama seperti resep sebelumnya, Anda bisa memasukan potongan bolu ubi ke plastik bening untuk membuatnya higienis dan menarik saat dijual. Selain itu, Anda juga bisa mengganti kismis dengan bahan lainnya untuk topping yang lebih unik, seperti keju, kacang atau lainnya. Setidaknya, kedua resep di atas bisa menjadi inspirasi untuk membuat bolu ubi yang unik dan cocok untuk berjualan. Nah, untuk membuat sajian bolu ubi yang Anda jual memiliki rasa yang lebih nikmat dan tentu lebih lembut, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Cek di sini untuk melihat aneka bahan bolu ubi yang bisa Anda manfaatkan.

Senin, 15 Agustus 2022 - 14:57

Pengembang kue biasa digunakan dalam pembuatan kue. Sesuai namanya, pengembang digunakan supaya kue memiliki tekstur yang lebih mengembang dan lembut ketika disantap. Dengan begitu, dalam pembuatan kue, pengembang sangat wajib dipakai dan selalu muncul dalam resep pembuatan kue. Ada banyak jenis kue yang bisa ditambahkan pengembang. Mulai dari pancake , cupcake , bolu panggang sampai bolu kukus pun bisa ditambahkan pengembang kue agar lebih mengembang. Dengan begitu, kue pun bisa lebih enak disantap. Akan tetapi, bagi Anda yang masih pemula dalam hal pembuatan kue, tentu harus mengetahui berbagai jenis pengembang kue yang bisa digunakan. Hal ini supaya Anda bisa menentukan pengembang kue yang sesuai dengan jenis kue yang dibuat. Jenis Pengembang Kue Berikut ini adalah berbagai jenis pengembang kue yang bisa digunakan agar kue yang dibuat bisa lebih mengembang dan enak dimakan. 1.   Baking Powder Pada umumnya, baking powder digunakan dalam pembuatan berbagai jenis kue. Mulai dari kue, bolu, pancake , sampai cupcake menggunakan baking powder agar lebih mengembang. Tidak hanya itu, baking powder pun digunakan dengan tujuan supaya adonan kue bisa mengembangkan ketika dipanggang. Meskipun kue yang dibuat tidak langsung dipanggang ketika setelah pengocokan. Baca juga : Apakah Cake Emulsifier Sama dengan Bahan Pengembang Kue 2.   Baking Soda Baking Soda merupakan salah satu bahan pengembang kue yang banyak ditemukan di berbagai toko bahan kue. Bahan ini pun kerap disandingkan dengan baking powder , meskipun memiliki sejumlah perbedaan. Kandungan yang terdapat di baking soda adalah sodium bikarbonat yang punya sifat mengeluarkan gas. Dengan begitu, saat dipakai bisa membuat kue melebar ke samping. Tidak hanya itu, baking soda pun sangat cocok dipakai dalam pembuatan kue kering. Hal ini dikarenakan, baking soda bisa membuat tekstur adonan kue menjadi lebih garing, kering, serta renyah. 3.   Cream of Tartar Cream of Tartar memiliki fungsi dalam pembuatan kue, yakni supaya putih telur yang dikocok bisa mengembang kaku, menjadikan butiran gula mengkristal, serta menghasilkan tekstur kue yang berpori. Maka dari itu, putih telur kerap digunakan saat pengocokan telur. Jumlah cream of tartar yang dipakai ialah satu setengah sendok teh cream of tartar dalam pengocokan 5 butir putih telur. Pemakaian cream of tartar pun dapat digantikan dengan air jeruk nipis, atau air lemon. Baca juga : Cara Membuat Bolu yang Tidak Lengket di Loyang 4.   Ragi Ragi merupakan salah satu bahan pengembang yang sangat populer dipakai agar mengembangkan makanan seperti roti, donat, atau bakpao. Setidaknya, ada tiga jenis ragi yang dapat digunakan. Pertama, ragi segar yang punya bentuk padat dan punya kandungan 70 persen air. Dengan demikian, bahan ini perlu disimpan di kulkas. Kedua, ragi koral yang punya bentuk seperti koral dengan kandungan air 7,5 persen. Supaya bisa digunakan, harus direndam dalam air bersuhu 40 derajat celcius selama 10 menit. Ketiga, ada ragi instan dengan bentuk butiran. Ragi ini bisa langsung dipakai berbarengan dengan bahan kering lainnya, terkecuali garam. JIka Anda mencari pengembang kue yang sekaligus bisa membuat kue lebih lembut, halus, dan empuk, Emulsifier Global Solusi Ingredia (GSI), jawabannya. Bahan yang alami seperti soy lecithin yang terdapat di emulsifier GSI bisa membuat pemakaian pengemulsi lebih aman dikonsumsi. Anda bisa mendapatkannya hanya dengan menghubungi nomor WhatsApp ke 08161391263 atau email ke sales@globalsolusiingredia.com . Soal konsultasi, kontak tersebut pun bisa membantu Anda jika masih memiliki keraguan.

Rabu, 10 Agustus 2022 - 16:13

Kue tidak mengembang adalah salah satu masalah yang kerap muncul ketika membuat beragam jenis kue, terutama untuk seseorang yang masih pemula. Kondisi kue yang tidak mengembang dan cenderung bantat, akan membuat kue lebih padat dan tipis. Secara penampilan, tentu kue yang bantat cenderung kurang menarik. Bisa jadi, Anda pernah merasa sudah menggunakan bahan pengembang kue namun tetap saja kue yang dibuat tidak bisa mengembang dengan baik. Apa yang salah sebenarnya? Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa kesalahan yang cukup sering dilakukan saat membuat kue dan bisa membuat kue tidak mengembang. Penasaran? Simak ulasannya! Kesalahan yang Membuat Kue Tidak Mengembang Ada beberapa kesalahan yang kerap dianggap sepele namun berakibat kue yang gagal mengembang alias bantat. Beberapa kesalahan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Menggunakan bahan pengembang yang sudah terlalu lama Seperti yang disinggung di awal, bisa jadi Anda sudah merasa menggunakan bahan pengembang kue, namun adonan kue yang dibuat tetap tidak bisa mengembang dengan baik. Jika demikian, bisa saja kesalahan yang terjadi adalah Anda menggunakan bahan pengembang yang sudah terlalu lama. Perlu diketahui bahwa bahan pengembang kue yang sudah terlalu lama cenderung kehilangan ‘kemampuan’ untuk mengembangkan adonan dengan sempurna. Oleh karenanya, upayakan untuk menggunakan bahan pengembang yang baru dibeli. Jika di rumah ada bahan pengembang lama, lakukan pengecekan kualitas terlebih dahulu. Baca juga : Tips Bolu Gulung Anti Pecah dan Super Lembut Pengecekan bisa dilakukan dengan mencampur bahan pengembang dengan air hangat dan gula. Aduk campuran tersebut lalu tunggu sekitar 5 menit. Jika masih muncul banyak gelembung, bahan pengembang tersebut masih bisa digunakan. 2. Menggunakan air yang terlalu panas Pernah iseng membuat adonan kue dengan air panas? Bisa jadi, hal tersebut adalah penyebab adonan kue yang Anda buat tidak mengembang secara sempurna. Suhu air yang terlalu panas bisa mematikan ragi dalam bahan pengembang yang digunakan. Oleh karenanya, ada baiknya jika Anda menggunakan air dengan suhu ruang agar bahan pengembang yang digunakan bisa bekerja dengan maksimal dan adonan kue yang dibuat bisa mengembang dengan baik. 3. Takaran garam yang berlebihan Terlalu banyak menggunakan garam juga bisa membuat kue gagal mengembang dengan baik. Pasalnya, garam yang digunakan bisa menurunkan kemampuan bahan pengembang yang Anda tambahkan. Solusi yang dianjurkan tentu saja mengurangi takaran garam yang digunakan. Selain itu, ada baiknya jika Anda menambahkan garam saat adonan tepung sudah terbentuk, bukan bersamaan dengan penambahan bahan pengembang. 4. Terlalu banyak menggunakan tepung Kesalahan lain yang menyebabkan adonan kue yang dibuat tidak mengembang dengan baik adalah terlalu banyak menggunakan tepung. Hal ini sangat beralasan karena takaran tepung yang terlalu banyak nantinya akan membuat adonan menjadi lebih padat dan juga kering. Padahal, untuk membuat kue, adonan yang dibuat harus sedikit lengket dan elastis. Baca juga : Tips Bikin Cake yang Moist, Jarang Diketahui! Jika Anda membuat kue dan gagal mengembang, maka coba cek berapa takaran tepung yang Anda gunakan. Jangan-jangan, takaran tepung tersebut terlalu banyak. Beberapa hal di atas adalah ragam kesalahan yang sebenarnya sepele namun berakibat adonan kue menjadi tidak mengembang. Sebagai tambahan, kue yang tidak mengembang juga bisa terjadi karena kualitas bahan kue yang digunakan kurang bagus. Oleh karenanya, untuk membuat kue yang mengembang sempurna dan terasa lembut, gunakan bahan kue yang baik. Anda bisa menggunakan aneka bahan kue yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Bahan-bahan yang tersedia seperti emulsifier, cokelat, pewarna, dan masih banyak lagi. Klik di sini untuk memilih beragam bahan kue yang Anda perlukan!

Selasa, 09 Agustus 2022 - 19:13

Apakah Anda suka membuat kreasi resep bolu yang lezat? Bagi Anda yang memang menyukai dunia kuliner, pastilah sangat menyerukan ketika bisa menciptakan dan memasak bolu sesuai wacana. Apalagi, kegiatan memasak kue bisa membantu kita untuk memanajemen waktu, melatih kesabaran, hingga menjadi pribadi yang lebih cermat. Ditambah lagi hobi menciptakan resep bolu ini bisa jadi ladang bisnis yang menghasilkan cuan. Meski demikian ada salah satu kendala dalam membuat kue yang sering bikin kesal, yakni kondisi saat kue lengket di loyang! Kejadian kue lengket saat diangkat dari loyang inilah yang biasanya menjadi pemicu rasa 'bete' . Namun, Anda tak perlu risau dan bete karena masih ada beberapa tips resep bolu yang mesti diperhatikan supaya anti lengket di loyang. Apabila Anda mempraktikkan tips ini, dijamin bolu atau kue yang Anda buat akan aman dari kelengketan loyang. Baca juga : Inilah 5 Keunggulan Emulsifier untuk Berbagai Jenis Makanan Apa saja kah tips nya? Mari simak penjelasannya di bawah ini! Tips agar Resep Bolu Tak Lengket di Loyang 1. Membersihkan Loyang Tips utama sebelum memasak bolu agar tak lengket yang perlu Anda perhatikan adalah dengan membersihkan loyang. Anda pun harus memastikan agar loyangnya dalam keadaan bersih dan juga kering. Sebab, walau ada sedikit saja noda yang menempel pada loyang, dapat dipastikan bolu akan lengket. Bahkan, hal parah yang mungkin bisa saja terjadi adalah bolu rusak hingga tak mengembang bila loyangnya kotor. 2. Mengolesi Loyang dengan Margarin Selanjutnya, sebelum memasukkan adonan bolu, Anda jangan sampai lupa mengoleskan margarin ataupun minyak ke loyang. Usahakan agar takarannya imbang tak terlalu sedikit maupun banyak jadi secukupnya saja. Hal ini bertujuan agar cita rasa bolu Anda semakin lezat. 3. Melapisi Kertas Kue pada Loyang Langkah ketiga yang dapat Anda lakukan secara mudah ialah dengan melapisi loyang dengan kertas kue sebelum dipanggang. Tujuan pelapisan pakai kertas kue dimaksudkan agar bolu yang Anda buat tak akan menempel di loyang. 4. Memeriksa Bahan Adonan Poin terakhir yang tak kalah penting dalam memasak kue bolu ialah bagaimana kondisi bahan-bahannya. Bahan-bahan pembuatan adalah fondasi utama suatu kue berhasil. Anda perlu memastikan bahwa bahan-bahannya belum kadaluarsa atau masih fresh . Lalu, periksa pula apakah adonan tercampur dengan kotoran atau tidak. Kemungkinan terburuk dari kondisi ini ialah bolu lengket dan rusak. Tentu Anda tak ingin bila hal itu terjadi, bukan? Baca juga : Cek Sebab Adonan Gagal, Pastikan Anda Menghindarinya Resep Bolu yang Tak Lengket di Loyang Jika dulu Anda sering bete dan kesal karena bagian permukaan bawah bolu selalu tak mulus akibat menempel di loyang, kini Anda tak perlu khawatir. Bila Anda menerapkan tips di atas, maka hasilnya akan mulus. Selain itu, kami juga membagikan resep bolu yang tak lengket di loyang, yakni: Bahan-bahan Resep Bolu Anti Lengket     Tiga sendok makan tepung terigu     Tiga sendok makan mentega     Tiga sendok makan minyak goreng Cara Buat Resep Bolu Anti Lengket     Siapkan semua bahan di atas.     Campurkan semua bahan lalu aduk hingga rata.     Oleskan mentega atau minyak ke loyang, lalu panggang kue hingga matang     Setelah itu, angkat bolu dengan perlahan, setelah dibalik permukaan bolu akan mulus.     Selesai, siap dihidangkan. Demikianlah pembahasan mengenai cara membua t resep bolu yang tidak lengket di loyang. Nah, bila telah mendapat inspirasi baru untuk memasak bolu lezat, Anda bisa mencoba memakai bahan-bahan dari GSI. GSI memiliki banyak jenis produk dalam dunia kue dan selalu menawarkan produk berkualitas premium yang sangat cocok menjadi bahan utama bolu Anda. Baik berupa emulsifier, cokelat, pewarna, lemak dan minyak, dan sebagainyaJadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai beralih ke produk GSI!

Contact Us

Contact Us