Bingung mencari camilan yang cocok untuk menemani tea time bersama keluarga tercinta? Nah, bolu mentega bisa menjadi ide camilan yang nikmat dan tepat untuk menemani Anda menikmati teh hangat sambil berbincang dengan keluarga. Bisa dikatakan bahwa bolu mentega kini menjadi salah satu kudapan yang cukup digemari. Bukan hanya karena rasanya yang nikmat paduan dari manis, gurih dan juga lembutnya mentega, namun sajian satu ini bisa dibuat dengan bahan yang sederhana. Tentu saja, hal ini akan memudahkan Anda saat membuatnya di rumah. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas salah satu resep bolu mentega andalan yang bisa Anda coba di rumah. Penasaran? Simak ulasannya! Bahan yang Diperlukan Seperti yang dibahas di awal, bolu mentega bisa dibuat dengan aneka bahan yang cenderung sederhana dan mudah dicari di sekitar rumah. Adapun beberapa bahan yang diperlukan adalah: 8 butir kuning telur 7 butir putih telur 225 gram gula pasir yang dihaluskan 175 gram BOS (Butter oil substitute) 150 gram margarin ½ sendok teh cream of tar-tar Selain beberapa bahan di atas, ada bahan kering yang perlu disediakan, yaitu: 175 gram tepung protein rendah 25 gram tepung maizena 36 gram susu bubuk vanila ½ sendok teh baking powder Jika dilihat sekilas, Anda tentu sudah sangat familiar dengan bahan tersebut, bukan? Untuk Anda yang ingin mendapatkan rasa bolu mentega yang lebih gurih, Anda bisa menambah gramasi margarin dan susu bubuk yang digunakan. Langkah Pembuatan Bolu Mentega Apabila semua bahan yang dibutuhkan sudah tersedia, Anda bisa langsung memulai proses pembuatan bolu mentega. Adapun langkah pembuatan yang perlu dilakukan hingga sajian ini jadi adalah: Ayak bahan kering yang sudah disediakan sebelumnya hingga semua bahan tercampur rata. Sisihkan Oles loyang berukuran 24 cm –atau ukuran lainnya menyesuaikan yang ada di rumah, dengan menggunakan margarin secara merata. Setelah itu, taburi dengan tepung terigu hingga rata dan tipis Ambil wadah dan masukkan gula pasir halus, BOS serta margarin. Aduk menggunakan mixer dengan kecepatan sedang hingga tercampur rata dan mengembang. Ciri adonan sudah rata adalah adonan terlihat lebih lembut dan berwarna pucat Selanjutnya, masukkan kuning telur satu per satu ke dalam adonan sambil diaduk menggunakan mixer . Lakukan hingga tercampur rata Apabila adonan sudah tercampur rata, tambahkan bahan kering yang sudah disisihkan tadi sedikit demi sedikit memakai sendok makan Campur adonan hingga rata Panaskan oven Ambil wadah lain lalu campur putih telur dan cream of tar-tar dengan menggunakan mixer berkecepatan rendah lalu tinggi hingga kedua bahan tersebut tercampur rata dan kaku Campurkan adonan putih telur tersebut ke adonan awal dan buat layer Masukkan adonan ke dalam loyang lalu panggang dengan suhu 160 derajat celcius dengan menggunakan api atas bawah selama 30 menit. Setelah itu, ubah pengaturan oven untuk memanggang adonan dengan api bawah saja selama 15 menit agar bolu mentega matang sempurna Jika sudah matang, angkat dan tunggu sampai dingin sebelum diiris sesuai selera Selesai Dengan cara yang cukup mudah di atas, Anda bisa membuat sajian bolu mentega lembut nan lezat. Nah, agar bolu mentega yang Anda buat semakin nikmat, gunakan bahan-bahan berkualitas yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Ada berbagai macam bahan yang tersedia dengan kualitas internasional. Sebab, GSI sudah sejak lama menjadi supplier bahan pangan multinasional. Tentunya, kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Cek di sini untuk melihat bahan yang Anda perlukan selengkapnya!
Emulsifier atau pengemulsi berfungsi untuk menyatukan bahan adonan kue sehingga lebih tercampur rata. Dengan begitu, kue yang dihasilkan pun akan lebih lembut dan empuk. Lantas, apa hasilnya jika emulsifier ditambahkan pada puding? Tentu saja akan memunculkan dampak tertentu. Seperti yang kita ketahui, ada tiga jenis emulsifier yang populer digunakan di Indonesia, yakni TBM, SP, dan Ovalet. Ketiga emulsifier ini memiliki karakteristik tertentu. Setiap kue tentu akan mendapatkan hasil yang sedikit berbeda dari setiap emulsifier yang digunakan, meskipun tidak signifikan. Sementara itu, puding merupakan sebuah hidangan penutup yang biasanya terbuat dari bahan-bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Nama puding pun bisa digunakan dalam beragam jenis pastei yang berbahan dari campuran lemak hewan, daging, atau buah-buahan yang dipanggang, direbus, dan dikukus. Penambahan Emulsifier pada Puding Sejumlah puding memiliki resep yang mengharuskan pembuatnya menambahkan emulsifier di dalamnya. Akan tetapi, apa hasilnya nanti jika puding itu ditambah emulsifier? Berikut ini adalah efek yang akan dihasilkan jika puding ditambahkan emulsifier. 1. Lebih Kenyal Puding yang kenyal tentu akan lebih nikmat ketika disantap. Itulah yang akan didapat ketika emulsifier ditambahkan ketika dalam proses pembuatan puding. Emulsifier memiliki fungsi menyatukan berbagai adonan yang berbeda jenis, misalnya minyak dan air. Dengan fungsi tersebut, menjadikan puding tidak lembek dan kenyal di lidah serta tampak menggugah selera. Baca juga : Bagaimana Penggunaan Emulsifier pada Yoghurt 2. Lebih Lembut Fungsi Emulsifier dalam proses pembuatan puding pun akan menjadikan puding menjadi lebih lembut. Dengan begitu, mereka yang menyantap puding pun akan merasakan sensasi kelembutan setiap memotong puding dan memasukkannya ke dalam mulut. Dampak ini sama seperti yang didapat pada kue yang ditambahkan emulsifier. 3. Tidak Pecah Ketika menambahkan emulsifier saat membuat puding, segala bahan yang ada akan tercampur rata. Dengan begitu, puding pun tidak akan pecah setelah didinginkan. Tidak hanya itu, puding yang tidak pecah pun akan menjadi kenikmatan tertentu ketika dicampurkan dengan es krim. Dengan begitu, mereka yang memakan puding akan merasakan kenikmatan setiap gigitannya. Baca juga : Seberapa Aman Penggunaan Emulsifier pada Makanan? 4. Lebih Halus Tekstur puding yang kasar tentu bisa menjadi persoalan. Maka dari itu, puding yang ditambahkan emulsifier akan menambah kelembutan terhadap tekstur puding. Dengan begitu, mereka yang memakan puding pun akan merasakan puding itu meluncur di tenggorokan dengan mudahnya. Tidak hanya itu, puding pun akan semakin terasa nikmat. Akan tetapi, dari penjelasan di atas, perlu diketahui, tidak semua puding bisa ditambahkan emulsifier. Artinya, Anda pun harus lebih pintar memilih jenis puding jika ingin menggunakan emulsifier. Salah satu jenis puding yang bisa ditambahkan emulsifier adalah cake pudding yang kerap disajikan dalam sebuah acara tertentu. Tidak hanya itu, puding santan pun harus ditambahkan emulsifier, sebab bahan santan bisa membuat puding pecah setelah didinginkan. Jika Anda mencari emulsifier dengan bahan kandungan yang lebih sehat namun dengan efektifitas yang baik, Emulsifier dari Global Solusi Ingredia (GSI) bisa menjawabnya. Emulsifier GSI memiliki bahan soy lecithin yang lebih aman dan menyehatkan. Tidak hanya itu, Emulsifier GSI pun bisa digunakan untuk berbagai jenis puding. Serta, bisa membuat puding lebih kenyal, lembut, halus, dan tidak pecah. Jika Anda ingin mendapatkan Emulsifier GSI, cukup menghubungi nomor 08161391263 atau email ke sales@globalsolusiingredia.com . Anda pun bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan kontak tersebut.
Seperti yang kita tahu bahwa bahan pengembang kue ialah salah satu bahan penting untuk membuat kue. Namun, apakah jika kita tidak punya pengembang kue, maka kita tidak bisa membuat kue? Tentu saja pernyataan itu tidak benar. Anda tak perlu risau sebab kini telah banyak baking powder alami yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan pengembang kue. Yogurt sendiri merupakan salah satu contohnya, loh! Jadi kalau Anda termasuk orang yang pelupa saat berbelanja bahan kue, khususnya baking powder, sepertinya Anda tak perlu kembali lagi ke warung. Anda hanya perlu pergi ke dapur dan mencari 6 barang di bawah ini. 5 Bahan Pengembang Kue yang Mudah Didapatkan 1. Yogurt Plain Yogurt tanpa rasa ini merupakan bahan pengembang kue yang pertama. Seperti yang kita tahu bahwa susu yang difermentasi adalah bahan utama yogurt. Nah, yogurt inilah yang dapat Anda manfaatkan sebagai pengganti baking powder untuk membuat kue jadi mengembang besar. Langkahnya cukup mudah, Anda hanya perlu menambahkan setengah cangkir yogurt tawar dan seperempat sendok teh soda kue. Baca juga : Perbedaan Butter Cake dan Sponge cake 2. Mentega Susu (Buttermilk) Mentega susu adalah bahan pengembang kue alami yang bisa kita gunakan selanjutnya. Jika Anda lihat sekilas, mungkin akan terlihat sama dengan yogurt. Namun, adanya perbedaan komposisi rasa yang asam dari yogurt bisa jadi pembeda. Campurkan kira-kira setengah cangkir mentega susu dengan seperempat sendok teh baking soda. Ingat, komposisi ini hanya bisa mengganti satu sendok teh baking powder . Meski demikian, ada baiknya agar tetap bisa menjaga tekstur dan konsistensi kue, Anda perlu mengurangi jumlah bahan cair sedikit saat memasak. 3. Cuka Sebetulnya cuka juga merupakan pengganti baking powder alami yang bisa Anda temukan dengan mudah di rumah. Namun, cara penggunaan cuka ini tidak boleh sembarangan. Apalagi cuka sendiri cenderung mempunyai aroma yang begitu kuat di indera penciuman. Agar tidak berubah rasa dan warnanya, Anda bisa memakai cuka putih saja untuk mengembangkan kue secara alami. Untuk mengganti penggunaan sesendok teh baking powder , campurkan setengah sendok teh cuka dengan seperempat sendok teh soda kue. 4. Air lemon Selain itu, bahan pengembang kue pengganti baking powder yang lain adalah air lemon. Satu hal yang perlu diingat, Anda harus berhati-hati saat ingin mencampur air lemon ini ke dalam adonan kue. Hal ini disebabkan rasa lemon yang cenderung strong bisa mengubah cita rasa kue nantinya. Jika resep biasanyanya membutuhkan sesendok teh baking powder , mungkin ini saatnya agar Anda menggunakan setengah sendok teh air lemon lalu tambahkan seperempat sendok teh baking soda. Baca juga : Resep Bolu dengan Takaran Gelas, Mudah Banget ! 5. Putih telur Apakah Anda tahu bila di balik keamisan aromanya dan kelicinan teksturnya, putih telur ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pengganti baking powder ? Hal yang membuat putih telur lebih unik dari baking powder adalah kemampuannya yang bisa memberikan kue dan bolu Anda lebih bervolume dan teksturnya pun lebih ringan dan lembut! Demikianlah pembahasan mengenai bahan pengembang kue. Dari sekian banyak bahan pengganti di atas, sepertinya putih telur adalah bahan yang paling mudah untuk didapatkan, ya. Meski begitu, Anda tak perlu pusing bila sedang kehabisan telur. Anda bisa mulai melirik produk-produk GSI yang sudah terbukti kualitasnya. GSI selalu menyetok banyak bahan pengembang kue yang berkualitas premium. Nah, kapan lagi Anda akan mulai membuktikannya sendiri? Segera kunjungi laman globalsolusiingredia.com.
Cake emulsifier sangat lumrah dipakai dalam proses pembuatan kue agar semakin lembut dan mengembang. Akan tetapi, seberapa aman penggunaan emulsifier pada makanan? Simak ulasan paling lengkap di bawah ini. Sesuai dengan fungsinya, cake emulsifier mampu menyatukan adonan kue dengan bahan-bahan yang berbeda menjadi satu. Misalnya, zat lemak yang disatukan dengan air. Tidak hanya itu, emulsifier juga dapat membantu agar kue semakin mengembang dan lembut. Umumnya, ada tiga jenis cake emulsifier yang kerap dipakai di Indonesia, yakni, SP, TBM, dan Ovalet. Tiga emulsifier ini punya manfaat yang sama meskipun memiliki sedikit perbedaan. Apakah Emulsifier Aman? Dikutip dari Alodokter, pemakaian emulsifier dapat meningkatkan potensi pertumbuhan sel kanker di usus dan saluran pencernaan bagi para pengonsumsinya. Bahkan, mengkonsumsi kue dengan cake emulsifier berlebihan bisa meningkatkan potensi peradangan. Bahaya ini bisa muncul baik setelah emulsifier dimasak atau dalam keadaan mentah. Maka dari itu, untuk bisa menghindari bahaya ini, alangkah lebih baik mengimbangi konsumsi makanan sehati. Dengan begitu, penggunaan emulsifier dalam kue bisa lebih aman bagi para pengonsumsinya. Baca juga : Kenali Macam-macam Tepung Roti (Breadcrumbs) untuk Berbagai kebutuhan Emulsifier SP mengandung bahan Ryoto ester atau gula ester atau asam lemak, semisal asam stearat, palmitat serta oleat. Tidak hanya itu, SP juga bisa saja memiliki kandungan hewani atau tumbuhan. Kemudian, emulsifier TBM yang mengandung monogliserida (MG) serta digliserida (DG). Umumnya, dua kandungan tersebut diambil dari zat hewani serta tumbuhan maupun campuran dari kedua zat itu sendiri. Sementara itu, emulsifier ovalet mengandung turunan asam lemak yang biasanya berasal dari bahan hewan atau tumbuhan. Ternyata, tiga emulsifier tersebut kerap dipakai para pembuat kue di Indonesia agar lebih mudah dan cepat mencampurkan adonan kue, melembutkan tekstur, sampai membuat kue lebih mengembang. Akan tetapi, kandungan dari ketiga emulsifier itu punya potensi yang membahayakan bagi kesehatan. Alternatif Emulsifier yang Aman Lantas, apa alternatif emulsifier yang aman bagi kuet? Anda tentu bisa menggunakan emulsifier alami sebagai alternatif. Terdapat berbagai macam bahan yang dapat dimanfaatkan menjadi emulsifier alami yang lebih aman. Salah satunya adalah kuning telur. Kuning telur bisa menjadi emulsifier alami. Bahkan, putih telur yang dikocok hingga kaku juga dapat menjadi alternatif emulsifier yang aman. Apalagi, putih telur dapat menjadikan kue lebih lezat daripada emulsifier kimia. Tidak hanya itu, Anda juga dapat memaksimalkan kedelai menjadi emulsifier alami yang lebih aman. Selain itu, ternyata kedelai sangat bergizi tinggi. Kandungan tinggi minyak dan air dalam kedelai dapat membuat zat lecithin yang diekstrak agar bisa menjadi bahan emulsifier yang aman. Dengan berbagai alternatif di atas, bisa dipastikan Anda akan membuat kue yang lebih aman dikonsumsi. Meskipun, pada dasarnya terlalu banyak mengonsumsi kue sama berbahayanya dengan banyak mengonsumsi emulsifier. Baca juga : Tips Agar Bolu Mengembang Tinggi Yang Kadang Diabaikan Walaupun lebih aman, namun kenyataannya alternatif emulsifier alami tidak memiliki hasil yang maksimal. Maka dari itu, solusinya adalah Anda bisa menggunakan Emulsifier Global Solusi Ingredia (GSI). Emulsifier GSI memiliki kualitas terbaik dan bisa menjadi pilihan utama yang lebih aman ketimbang tiga jenis Emulsifier yang populer ditemukan di supermarket di Indonesia. Emulsifier GSI bisa menjadikan kue lebih mengembang, lembut, halus, tidak mengkristal, bahkan tidak pecah. Anda cukup dengan menghubungi nomor 08161391263 atau email ke sales@globalsolusiingredia.com agar bisa mendapatkan Emulsifier GSI. Anda yang masih ragu pun bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan kontak tersebut.
Anda sudah pernah mendengar tentang emulsifier atau cake emulsifier sebelumnya? Ya, bisa dikatakan jika cake emulsifier merupakan salah satu bahan yang selalu digunakan dalam pembuatan kue. Bahan yang satu ini pun sebenarnya sudah cukup lama digunakan dalam dunia bakery . Dalam catatan sejarah, cake emulsifier mulai banyak digunakan di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda. Hal ini dikarenakan orang Belanda-lah yang mengenalkan tentang bahan ini. Nah, pada kesempatan ini akan dibahas cara kerja cake emulsifier yang bisa dijadikan alasan kenapa Anda perlu menambahkannya dalam proses pembuatan kue. Fungsi dan Cara Kerja Emulsifier Penggunaan cake emulsifier dalam pembuatan kue tentu saja bukan tanpa alasan. Ada beragam fungsi penting dari bahan ini yang tentu akan berpengaruh pada hasil kue yang dibuat. Adapun fungsi sekaligus cara kerja dari cake emulsifier ini adalah sebagai berikut: 1. Menyatukan cairan dan lemak Penggunaan cake emulsifier dalam pembuatan kue akan membentuk tekstur kue yang cenderung lebih lembut dan lebih menyatu. Hal ini dikarenakan bahan ini bisa menyatukan cairan dengan lemak yang ada pada adonan kue. Baca juga : Apakah Cake Emulsifier Sama dengan Bahan Pengembang Kue Cairan yang dimaksud dalam bahan adalah telur, air dan juga susu. Sementara lemak yang digunakan adalah mentega atau margarin. Nah, ketika cake emulsifier ditambahkan, kedua jenis bahan tersebut cenderung lebih mudah menyatu. Hal inilah yang akan membuat kue yang Anda buat jauh lebih lembut. 2. Melembutkan tekstur kue Penggunaan cake emulsifier dalam sebuah resep kue akan berfungsi untuk melembutkan kue yang dibuat. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa banyak orang sering menyebut cake emulsifier sebagai pelembut kue. Cara kerja cake emulsifier untuk melembutkan kue adalah dengan menyatukan bahan cairan dan lemak yang digunakan pada adonan. Dengan bercampurnya dua bahan ini secara maksimal, maka tekstur kue yang dipanggang ataupun dikukus akan mengembang dengan baik dan tidak bantat. Perlu diketahui bahwa adonan kue yang diberi tambahan cake emulsifier juga akan terbantu proses retensi dan aerasi. Aerasi sendiri adalah proses pemasukan udara ketika proses pencampuran telur dalam pembuatan kue. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan volume. Nah, cake emulsifier ini akan memperbaiki dan memaksimalkan volume adonan tersebut. 3. Memperpanjang waktu simpan kue Fungsi lain dari cake emulsifier yang menjadi alasan kenapa bahan ini perlu digunakan adalah memperpanjang waktu simpan kue yang dibuat. Pasalnya, banyak kalangan mengatakan bahwa cake emulsifier juga berfungsi sebagai pengawet. Bagaimana hal tersebut terjadi? Seperti yang dibahas di awal, cake emulsifier akan membuat adonan kue tercampur dengan sempurna. Pencampuran adonan kue yang maksimal akan membuat adonan cenderung stabil alias tidak terlalu padat ataupun tidak terlalu cair. Baca juga : Bagaimana Penggunaan Emulsifier pada Yoghurt Nantinya, ketika kue dikeluarkan dari cetakan atau loyang, maka tekstur kue akan cenderung stabil dan juga tidak menyusut saat didinginkan. Dengan demikian, kue akan bertahan dalam waktu yang lebih lama. Beberapa hal di atas adalah ragam fungsi serta cara kerja cake emulsifier yang bisa ditambahkan dalam adonan roti. Terkait cake emulsifier sendiri, ada beberapa jenis produk yang tersedia dan bisa dijadikan opsi, yaitu SP, ovalet serta TBM. Nah, Anda yang mencari produk cake emulsifier ataupun produk pembuat kue lainnya dengan kualitas tinggi bisa menggunakan produk yang disediakan oleh GSI (Global Solusi Ingredia). Silakan cek di sini untuk menemukan beragam produk cake emulsifier serta bahan kue lainnya!
Seperti yang kita ketahui bahwa makanan yang memiliki cita rasa manis sangatlah lezat. Makanan manis juga membuat orang merasa bahagia. Oleh sebab itu, makanan manis tak pernah gagal dalam berbagai inovasinya. Tak terkecuali juga olahan resep bolu red velvet . Kue cantik berwarna merah yang satu ini mempunyai banyak sekali penggemar karena teksturnya yang lembut saat digigit. Red velvet pun seringkali dijadikan hidangan untuk mengubah mood buruk menjadi baik. Maka dari itu, jika Anda ingin mencoba membuatnya, maka kami akan memberikan 2 resep bolu red velvet gratis yang mudah dibuat. 2 Resep Bolu Red Velvet Resep Bolu Red Velvet Bahan-bahan: 200 gram gula pasir 2 buah telur 250 ml susu cair (tambahkan satu sendok makan perasan jeruk nipis lalu diamkan kurang lebih 15 menit). 200 gram mentega yang dilelehkan 1 sendok teh soda kue 250 gram tepung terigu 20 gram cocoa powder 1 sendok makanan pewarna merah untuk makanan 1 sendok teh ekstrak vanili 100 mililiter air Baca juga : Cermati Kesalahan yang Membuat Kue Tidak Mengembang Bahan Krim Mentega : 150 gram gula halus 70 gram mentega 2 sendok makan susu cair ( full cream ) 45 gram keju yang diparut Langkah Membuat: Krim Mentega : Campurkan bahan-bahan buttercream di atas, kemudian kocok adonan hingga pucat dan lembut. Adonan Bolu : Mixer atau kocok gula juga telur sampai putih pucat. Kemudian ayak adonan sesudah memasukkan tepung terigu, cocoa powder, dan juga soda kue Tambahkan krim mentega ke dalam adonan bolu tadi, aduk-aduk hingga merata lalu masukkan air. Campurkan dan aduk hingga rata pewarna makanan dan ekstrak vanili. Siapkanlah loyang (bentuk sesuai selera) lalu oleskan mentega ke loyang kemudian tutupi permukaannya dengan kertas kue. Selanjutnya, tuanglah adonan ke dalam loyang dan panggang pada suhu 180° C. Berikan topping sesuai selera, bolu red velvet siap dinikmati. Resep Bolu Red Velvet Cup Cake Bahan-bahan Frosting: 250 gram krim keju 100 ml whipping cream 50 ml susu kental manis Bahan-bahan Adonan: 200 gram tepung terigu (berprotein sedang) 12 gram cocoa powder 1 sendok teh soda kue 170 ml susu cair (tambahkan sesendok makan air lemon) 120 gram margarin 180 gram gula 2 buah telur yang besar atau 4 telur kecil 1 sendok makan pewarna makanan (merah) 1 sendok teh ekstrak vanili Langkah Membuat: Pertama, campurkanlah susu dengan perasan lemon lalu diamkan hingga 10 menit (setidaknya sampai mengental). Kedua, berikan pewarna makanan merah dan aduk sampai rata. Masukkan tepung terigu, cocoa powder, dan soda kue, aduk rata di dalam wadah. Kocok-kocok gula dan margarin sampai berjejak lalu masukkan telur. Tuang pula adonan terigu yang telah dibuat ke adonan gula dan margarin secara bertahap dan gantian dengan susu. Agar harum, masukkan ekstrak vanili. Tuang adonan yang telah jadi ke cup kecil, iao sampai setengah bagian saja. Masukkan ke oven dengan suhu 180° (kurang lebih 20 menit. Angkat lalu dinginkan. Untuk bagian frosting , kocoklah krim keju dan SKM sampai lembut. Masukkan pula whipping cream , aduk-adung sampai rata. Terakhir, tata frosting dalam plastik khusus bentuk segitiga dan hiaslah cup cake red velvet sesuai selera. Baca juga : Kumpulan Resep Bolu Ubi untuk Ide Jualan Demikianlah pembahasan mengenai 2 resep bolu red velvet yang simple tapi enak. Makan bolu red velvet pastinya akan semakin nikmat bila ditemani segelas coklat ataupun susu. Nah, bila Anda tertarik untuk belajar masak bolu red velvet , tak ada salahnya bila mencoba kualitas produk bahan-bahan kue dari GSI. GSI punya banyak bahan kue untuk mempermudah Anda memasak contohnya seperti emulsifiers , chocolate , hingga colours . Tentu saja semua produk ini dalam keadaan fresh dan berkualitas premium. Yuk, mulai sekarang langganan kebutuhan kue dengan GSI!