BLOGS

Jumat, 23 September 2022 - 15:16

Apakah Anda sedang mencari produk artificial flavor atau perisa yang aman untuk produk makanan dan minuman yang Anda buat? Memang, perisa menjadi salah satu bahan yang sering ditambahkan dalam proses pembuatan produk makanan dan minuman. Tujuan dari penggunaan perisa ini adalah untuk memberikan rasa serta aroma yang lebih menggugah selera. Nah, karena fungsinya tersebut, perisa juga kerap disebut dengan istilah flavor . Selain itu, beberapa kalangan menyebutnya dengan istilah essence . Di pasaran, ada beberapa jenis perisa yang tersedia dan bisa dijadikan opsi. Salah satu perisa yang dimaksud adalah perisa artifisial atau artificial flavor . Apa yang dimaksud dengan jenis perisa ini? Cek ulasannya! Sekilas Tentang Perisa Artifisial Seperti yang disinggung di awal, artificial flavor atau perisa artifisial menjadi jenis perisa yang saat ini banyak digunakan oleh produsen makanan dan minuman secara luas. Seperti namanya, jenis perisa ini adalah perisa yang diproduksi dengan cara meracik beberapa bahan kimia sintesis untuk menjadi sebuah produk perisa seperti apa yang ada di alam atau perisa alami. Baca juga : Mengenal Enzim Rennet yang Berfungsi pada Pembuatan Makanan Memang, bahan dasar pembuatan perisa artifisial merupakan bahan kimia. Hanya saja, bahan tersebut memiliki karakteristik sensory yang serupa dengan perisa alam. Perisa artifisial banyak digunakan karena efektivitas yang lebih tinggi. Selain cenderung lebih mudah ditemukan, dengan menggunakan perisa ini, aroma serta rasa yang akan ditimbulkan pun cenderung lebih maksimal. Perisa Artifisial GSI, Pilihan Tepat Dengan Kualitas Terbaik Barangkali, Anda sudah menemukan banyak pilihan perisa artifisial yang ada di pasaran. Adanya beragam produk perisa artifisial memang bisa memudahkan upaya mencari produk perisa artifisial terbaik, namun terkadang juga membingungkan mana produk yang hendak dipilih. Nah, diantara banyak produk perisa artifisial tersebut, Anda bisa memilih produk perisa dari Global Solusi Ingredia (GSI) sebagai pilihan yang tepat. Kenapa memilih perisa artifisial dari GSI? 1.       Takaran bahan yang pas Produk perisa artifisial memang dibuat dengan menggunakan bahan kimia sintesis. Oleh karenanya, ada risiko yang ditimbulkan dari produk tersebut jika tidak dibuat dengan profesional. Takaran bahan perisa artifisial yang asal-asalan tentu bisa menimbulkan bahaya jika produk tersebut digunakan. Nah, GSI menggunakan takaran bahan yang pas dan sesuai dengan aturan terkait kesehatan dalam pembuatan perisa artifisial. Oleh karenanya, keamanan produk perisa artifisial GSI bisa dipertanggungjawabkan. 2.       Manfaat yang maksimal Tujuan dari penggunaan perisa adalah untuk menambah aroma, rasa serta warna dari makanan dan minuman agar lebih maksimal dan menarik. Nah, produk perisa artifisial GSI akan memberikan semua manfaat yang Anda inginkan. Tentu, aroma yang dihasilkan dari produk perisa artifisial GSI tidak terlalu pekat dan menyengat. Oleh karenanya, aroma dari bahan asli yang digunakan tidak akan hilang. Baca juga : Beragam Cokelat di GSI untuk Penuhi Kebutuhan Makanan Berkualitas 3.       Sudah memiliki izin edar Produk perisa artifisial GSI sudah mendapatkan izin edar dari BPOM dan juga sudah mendapatkan lisensi halal. Kedua hal tersebut adalah jaminan bahwa produk GSI tidak hanya teruji secara kualitas, tetapi juga terjamin perihal keamanannya. Selain beberapa poin di atas, perisa artifisial GSI bisa dijadikan opsi yang tepat karena terdapat cukup banyak variasi aroma yang tersedia. Dengan banyaknya pilihan tersebut, Anda tidak perlu bingung lagi untuk memilih produsen perisa artifisial yang terpercaya. Aneka produk perisa artifisial tersedia dengan harga yang cukup terjangkau. Jika tertarik, Anda bisa berkunjung ke laman globalsolusiingredia.com untuk mengecek katalog produk yang lengkap!

Kamis, 22 September 2022 - 14:30

Memilih produk minyak yang sehat merupakan hal yang sangat penting, terutama untuk keperluan konsumsi sendiri di rumah atau keperluan produksi terutama untuk Anda yang membuat aneka makanan. Sebagaimana diketahui, banyak gangguan kesehatan yang konon disebabkan karena penggunaan produk minyak yang kurang sehat dan tidak memiliki kandungan gizi. Tentu, Anda tidak ingin memiliki masalah kesehatan yang disebabkan kebiasaan menggunakan minyak yang kurang sehat, bukan? Terkait produk minyak sehat, kini sudah tersedia produk minyak dari Global Solusi Ingredia atau GSI. Produk minyak GSI merupakan produk minyak berkualitas tinggi yang tentu saja lebih menyehatkan. Minyak GSI Dibuat Dengan Bahan Berkualitas Kenapa harus menggunakan minyak goreng hasil produksi GSI? Salah satu alasannya adalah karena minyak GSI dibuat dengan menggunakan bahan yang berkualitas. Seperti diketahui, bahan dasar yang digunakan secara langsung akan berpengaruh pada mutu hasil produksi minyak. Baca juga : Mengenal Jenis Minyak Nabati yang Menyehatkan Dalam proses produksi minyak, GSI menggunakan cukup banyak bahan berkualitas diantaranya adalah:         Minyak sayur         Shortening         Cocoa butter replacer         Palm mid fraction         Cocoa butter equivalent         Cocoa butter substitute Cocoa butter substitute merupakan bahan yang berasal dari minyak inti sawit, sementara cocoa butter replacer diolah dari campuran fraksi minyak sawit serta minyak nabati lain. Bahan cocoa butter equivalent yang digunakan dibuat dari campuran fraksi minyak sawit serta minyak eksotis lain seperti shea-butter serta minyak tengkawang. Beragam bahan di atas kemudian dioleh dengan menggunakan teknologi modern masa kini untuk menciptakan proses pengolahan yang tidak hanya maksimal, tetapi efisien. Artinya, semua bahan bisa diolah dengan tepat sehingga hasil yang didapatkan pun lebih berkualitas. Kelebihan Minyak Goreng GSI Dibandingkan Dengan Produk Minyak Lainnya Bisa dikatakan bahwa GSI melakukan cukup banyak inovasi dalam industri minyak, terutama dengan aneka bahan yang diolah dan menghasilkan produk minyak berkualitas tinggi. Nah, selain penggunaan aneka bahan terbaik tersebut, minyak yang diproduksi GSI pun memiliki beragam kelebihan lain. Beberapa diantaranya adalah: 1.       Warna yang lebih jernih Produk minyak GSI memiliki warna yang cenderung jernih dan juga bening. Dengan karakteristik warna tersebut, minyak GSI akan membuat makanan yang diolah terlihat lebih menarik. Selain itu, minyak pun tidak mudah berubah menjadi keruh. 2.       Memiliki aroma yang khas Kelebihan lain dari produk minyak GSI adalah adanya aroma khas yang muncul dari minyak tersebut. Aroma khas minyak ini tentu tidak akan membuat aneka olahan yang digoreng kehilangan aroma aslinya. Seperti banyak ditemukan di produk lain bahwa aroma makanan sering tidak maksimal karena tertutup aroma minyak yang cenderung lebih pekat. Baca juga : Apa Saja Perbedaan Minyak dan Lemak? Yuk, Bahas di Sini! 3.       Kandungan lemak yang rendah Masalah pada minyak goreng yang nantinya bisa mengganggu kesehatan adalah kandungan lemak. Memang, minyak merupakan bahan yang tidak terlepas dari kandungan lemak. Hanya saja, kandungan lemak pada produk minyak GSI cenderung lebih rendah. Dengan demikian, minyak GSI memiliki tingkat keamanan penggunaan yang lebih baik. Selain beberapa kelebihan di atas, apa yang membuat minyak GSI cocok dipilih untuk keperluan memasak adalah minyak ini memiliki nilai nutrisi dan tidak membuat tenggorokan bermasalah. Dengan fakta tersebut, Anda yang menggunakan minyak ini pun selain bisa menghidangkan makanan yang lezat, juga lebih sehat. Nah, tertarik untuk menggunakan minyak GSI untuk keperluan konsumsi dan produksi Anda? Kunjungi laman globalsolusiingredia.com untuk mendapatkan produk minyak yang Anda inginkan!

Rabu, 21 September 2022 - 12:46

Suka membuat aneka olahan berbahan dasar cokelat? Memang, paduan rasa cokelat yang manis dan legit membuat bahan yang satu ini disukai oleh banyak kalangan. Selain itu, cokelat pun bisa dibuat aneka makanan berbeda, mulai dari kue, aneka camilan dan lainnya. Jika dilihat dari kandungannya, cokelat pun memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Misalnya saja, di dalam cokelat terdapat kandungan serat yang baik untuk pencernaan, karbohidrat sebagai sumber tenaga, antioksidan untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan lainnya. Hanya saja, untuk mendapatkan hasil olahan cokelat yang maksimal dan menyehatkan, tentu Anda perlu menggunakan cokelat yang berkualitas. Nah, GSI menyediakan produk cokelat istimewa yang cocok untuk Anda jadikan bahan olahan. Baca juga : Ini Dia 3 Parameter Kualitas Cokelat Terbaik Ragam Ciri Cokelat yang Berkualitas Seperti yang diketahui, ada cukup banyak produk cokelat yang ada di pasaran dan bisa dijadikan bahan untuk membuat aneka menu dan olahan cokelat yang berbeda. Namun, Anda perlu selektif dalam memilih bahan cokelat untuk mendapatkan bahan berkualitas. Ada beberapa ciri cokelat berkualitas yang bisa dijadikan pedoman saat memilih. Beberapa diantaranya adalah: 1.       Dibuat dari bahan baku yang berkualitas Produk cokelat yang berkualitas tentu dibuat dengan bahan dasar yang berkualitas pula. Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk mengecek ingredients yang ada pada kemasan tersebut. Terkait bahan baku, cokelat GSI dibuat dengan menggunakan beragam bahan yang berkualitas untuk menghasilkan produk cokelat istimewa. Adapun beragam bahan yang digunakan diantaranya adalah carob, cokelat, chocolate extender, cocoa butter, cocoa powder , dan lainnya. 2.       Cenderung mudah meleleh Ciri lain dari cokelat yang berkualitas adalah produk cokelat yang cenderung mudah meleleh. Sifat cokelat yang mudah meleleh ini sebenarnya merupakan tanda bahwa produk tersebut menggunakan lemak kakao asli. Nah, dengan sifatnya yang lebih mudah meleleh, cokelat tidak akan tertinggal di rongga mulut saat dikonsumsi. Selain itu, ketika dipanaskan untuk dijadikan bahan campuran pun cokelat yang berkualitas tidak perlu waktu lama agar meleleh. Sebaliknya, cokelat dengan kualitas yang kurang baik cenderung lebih lama meleleh dan lebih keras. Pasalnya, pada produk cokelat tersebut lemak yang digunakan adalah lemak kelapa sawit. 3.       Memiliki aroma yang lebih harum Cokelat yang berkualitas sebenarnya bisa dicek dari aroma yang dikeluarkan. Dalam hal ini, ciri umum cokelat yang berkualitas adalah memiliki aroma yang lebih harum khas dari cokelat. Tentu, aroma yang lebih harum ini tentu akan menambah cita rasa olahan cokelat yang hendak Anda buat. Baca juga : Intip Produk di Industri Bahan Makanan Global Solusi Ingredia 4.       Tampilan yang lebih berkilau Satu lagi ciri umum dari cokelat yang berkualitas adalah produk cokelat tersebut memiliki tampilan yang cenderung lebih berkilau. Tampilan cokelat yang berkilau tersebut didapatkan dari proses pengolahan yang baik dan tepat. Sebaliknya, cokelat yang memiliki kualitas kurang baik cenderung berwarna lebih keruh. Selain dikarenakan penggunaan bahan dasar yang kurang berkualitas, pengolahan cokelat pun tidak dilakukan dengan baik. Nah, beberapa hal di atas adalah ragam ciri mendasar dari produk cokelat yang berkualitas. Tentu saja, semua ciri cokelat berkualitas tersebut ada pada produk cokelat GSI. Dibuat dengan bahan baku istimewa, cokelat GSI memberikan kualitas cokelat yang terjamin. Selain itu, ada cukup banyak variasi cokelat berkualitas yang tersedia dan bisa dipilih sesuai keinginan untuk memenuhi kebutuhan makanan berkualitas Anda. Cek katalog produk di laman https://globalsolusiingredia.com untuk kemudahan memilih.

Selasa, 20 September 2022 - 16:09

Bahan pangan fungsional kini semakin banyak digemari oleh masyarakat karena mampu menjaga kesehatan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Adanya pangan fungsional ini sangat penting lantaran punya kandungan komponen bioaktif yang dapat memberikan pengaruh positif untuk metabolisme tubuh. Terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi untuk menentukan suatu bahan pangan fungsional. Dengan begitu, zat dan kandungan gizi yang terkandung dalam bahan pangan tersebut bisa memenuhi segala kebutuhan yang ada dalam tubuh. Apa Itu Bahan Pangan Fungsional? Bahan pangan fungsional adalah bahan makanan yang berasal dari alam. Contohnya, buah dan sayur atau pangan olahan yang punya komponen bioaktif yang baik untuk metabolisme tubuh. European Commision Concreted Action on Functional Food Science in Europe (FUFOSE) mengartikan bahan pangan fungsional jika memiliki kandungan satu atau lebih manfaat terhadap fungsi tubuh dan mampu meningkatkan kesehatan serta kebugaran. Tidak hanya itu, bahan pangan fungsional pun mampu menurunkan potensi penyakit. Baca juga : Penambahan Emulsifier pada Puding, Apa Hasilnya? Sementara itu, menurut BPOM RI, bahan pangan fungsional adalah bahan pangan alami atau yang sudah diolah dengan kandungan sejumlah senyawa yang mempunyai fungsi fisiologis untuk meningkatkan kesehatan. Fungsi fisiologis yang dimaksudkan adalah memperlambat penuaan tubuh, mencegah penyakit, bisa meningkatkan imunitas tubuh, menjaga ritme fisik, serta bisa menyehatkan tubuh kembali ketika sakit. Jenis Pangan Fungsional Bahan pangan fungsional terbagi dalam tiga jenis yakni sumber makanan, metode pengolahan, dan kandungan gizi. Sumber bahan pangan fungsional bisa berasal dari nabati atau hewani. Kemudian dalam metode pengolahan, bisa secara alami, tradisional maupun modern. Terakhir, dalam hal kandungan gizi, bahan pangan fungsional harus mengandung berbagai jenis vitamin, serat, dan mineral. Sehingga bisa dipastikan pangan fungsional sangat berpengaruh untuk kesehatan dan bisa menyeimbangkan metabolisme dalam tubuh. Bahan Pangan Fungsional Termodifikasi Selain bahan pangan fungsional biasa, ada juga pangan fungsional termodifikasi. Yang membedakannya dengan bahan pangan fungsional biasa adalah pangan fungsional termodifikasi merupakan bahan makanan yang ditambah dengan berbagai macam nutrisi sehingga bisa memberikan dampak positif bagi tubuh. Berbeda dengan bahan pangan fungsional biasa yang umumnya berasal dari sumber alam tanpa ada percampuran apapun. Dengan kata lain, bahan pangan fungsional termodifikasi sudah diolah dan diperkaya dengan berbagai nutrisi tambahan, seperti vitamin, serat, mineral, dan lain-lain dengan tujuan memperkaya manfaat dan meningkatkan kesehatan tubuh. Salah satu bahan pangan fungsional termodifikasi yang banyak dikonsumsi masyarakat adalah yogurt. Baca juga : Jenis PH Control Agents yang Tersedia di Global Solusi Ingredia Kandungan yang Terdapat dalam Bahan Pangan Fungsional Bahan pangan fungsional biasanya memiliki kandungan yang berdampak baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan tersebut meliputi serat pangan, gula alkohol, asam lemak tak jenuh, glikosida. Selain itu, ada juga kandungan oligosakarida, peptida, protein, polifenol, isoflavon, bakteri asam laktat. Kemudian, ada koiln dan lesitin, vitamin, mineral, dan phytosterol. Berbeda dengan bahan pangan fungsional termodifikasi yang bisa saja berbentuk tablet, umumnya kandungan tersebut pun bisa ditemukan di bahan pangan fungsional alami yang sudah diberikan alam kepada manusia. Anda yang ingin mendapatkan bahan pangan fungsional untuk selalu menjaga pola hidup sehat, bisa mendapatkan berbagai pangan fungsional dari Global Solusi Ingredia (GSI). GSI menyediakan berbagai bahan pangan fungsional baik konvensional maupun termodifikasi yang tentunya berkualitas dan menyehatkan. GS menyediakan bahan pangan fungsional seperti cokelat, emulsifier, dan lain sebagainya. Anda bisa langsung menghubungi GSI untuk bisa memberikan keluarga Anda bahan pangan yang menyehatkan sehingga bisa terhindar dari segala penyakit mematikan di kemudian hari. Sebab, kesehatan merupakan hal yang mahal dan terkadang dilupakan, sehingga GSI siap untuk memberikan produk terbaik untuk Anda.

Senin, 19 September 2022 - 14:24

Apakah Anda mengetahui tentang Enzim Rennet? Enzim yang satu ini ternyata berasal dari hewan mamalia dan berhubungan erat dalam proses pembuatan keju yang umumnya memerlukan waktu fermentasi yang panjang. Nah, enzim rennet ini diyakini bisa menyimpan kadar susu yang ada dalam keju. Anda bisa menyimak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui lebih jelas. Enzim Rennet adalah sebuah enzim yang diperoleh dari lambung hewan mamalia. Umumnya, enzim yang satu ini didapatkan dari lambung anak sapi yang tengah menyusui, namun dengan ketersediaan yang terbatas. Maka dari itu, untuk menyiasati keterbatasan, enzim rennet bisa didapatkan dari lambung. Tidak hanya itu, dengan keterbatasannya, enzim rennet pun memiliki harga yang sangat mahal. Rennet memiliki kandungan enzim proteolytic atau biasa disebut protease yang berfungsi memisahkan susu menjadi suatu bentuk padat dan cair. Selain itu, rennet pun mengandung sejumlah enzim lainnya, seperti pepsin dan lipase. Sementara enzim aktif yang terdapat pada rennet adalah enzim renin. Baca juga : Bahan Pengembang Kue Agar Hasil Kue Panggang Sempurna Fungsi Enzim Rennet Pada Pembuatan Makanan Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, enzim rennet memiliki fungsi dalam pembuatan keju.  Enzim ini berfungsi mengumpulkan kasein yang terdapat dalam proses pembuatan keju. 1. Pengentalan Susu Sifat dari rennet dalam proses ini adalah proteolik dan bisa menggumpalkan susu dalam proses awal pembuatan keju. Hasil dari proses pengentalan susu itu kemudian akan melewati proses pengolahan dadih. Dadih merupakan bentuk air yang padat dan akan diiris serta dicincang memakai alat, tetapi bisa juga dilakukan manual memakai tangan. Hal itu memiliki tujuan guna mengeluarkan air dadih yang lebih banyak. 2. Dadih Dihancurkan Dadih tersebut nantinya akan dihancurkan hingga menjadi bentuk butiran-butiran kecil dengan memakai alat khusus. Semakin halus butiran maka akan air dadih yang dihasilkan pun akan semakin banyak. Nantinya, air dadih itu bisa dikeringkan untuk dapat memperoleh keju yang keras. 3. Pembuatan Keju Rennet Apabila telah mendapatkan bentuk dadih yang diharapkan, selanjutnya proses akan masuk dalam tahap pembuatan keju rennet. Dadih itu akan melewati proses pencetakan dan pengasinan supaya keju yang diperoleh tidak punya rasa yang hambar. Setelah itu, keju akan melewati tahap pematangan dengan berada di temperatur dan kelembapan yang terjaga stabil. Dari sebuah susu yang nantinya melewati tahap proses pencampuran dengan rennet bisa dijadikan berbagai macam jenis keju. Sehingga, dengan berdasarkan penjelasan di atas, bisa dipastikan bahwa enzim yang satu ini memang sangat bermanfaat dalam pembuatan makanan. Keju yang dihasilkan dari enzim rennet ini punya rasa yang enak dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Keju tersebut bisa menyehatkan jantung, menguatkan gigi dan tulang, termasuk membuat tubuh menjadi lebih sangat dengan segala kandungan yang terdapat di dalamnya. Akan tetapi, tetap saja mengonsumsi keju secara berlebihan pun sangat tidak disarankan. Sebab, di balik manfaat yang ada di dalamnya, mengonsumsi keju secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Lebih baik, konsumsi dengan kadar yang normal dan sesuai. Baca juga : Perbedaan Butter Cake dan Sponge cake Produk Rennet GSI yang Berkualitas Anda dapat mendapatkan bahan-bahan berkualitas termasuk enzim rennet sebagai pelengkap pembuatan keju dari PT Global Solusi Ingredia. PT GSI menyediakan enzim rennet berkualitas baik dan bisa dipercaya untuk segala kebutuhan pembuatan makanan. Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir dengan bahan makanan, karena PT GSI bisa memenuhi segala kebutuhan Anda dengan berbagai produk yang punya kualitas tinggi. Dengan demikian, Anda pun bisa berkreasi dengan leluasa di rumah untuk menciptakan makanan yang enak dan sehat.

Jumat, 16 September 2022 - 14:24

Produk PH Control Agents merupakan suatu barang yang berfungsi untuk mengontrol kadar asam pada berbagai jenis makanan. Anda dapat menemukan produk PH Control Agents di PT GSI (Global Solusi Ingredia). Perusahaan ini merupakan sebuah supplier bahan makanan terlengkap di Indonesia yang berbasis di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebagai bagian dari Global Specialty Ingredients Sdn Bhd, Anda dapat menemukan bahan makanan terlengkap tersebut melalui website resmi GSI. Selain itu, Anda juga bisa melakukan konsultasi secara interaktif untuk menemukan bahan makanan pilihan termasuk produk PH control. Nah, untuk jenis produk PH Control yang tersedia di GSI adalah sebagai berikut: Jenis PH Control Acidulants Blends Salah satu jenis PH Control yang Anda dapat temukan di GSI adalah Acidulants Blends. Jenis produk ini terdapat dalam bentuk asam malat dan asam nitrat. Biasanya, senyawa tersebut bisa dengan mudah ditemukan pada industri minuman. Seperti contohnya pada minuman instan serbuk maupun minuman cair. Baca juga : Mengulik Cara Kerja Emulsifier Secara Detail Pada industri minuman, asam nitrat memiliki peran yang penting baik itu bagi minuman berkarbonasi maupun minuman non karbonasi seperti minuman olahraga, buah, atau pun alkohol. Ketika asam nitrat bereaksi dengan garam sodium, maka akan membuat minuman lebih tahan lama dan menyeimbangkan kadar PH. Di samping itu, dari segi rasa ( flavor ) asam nitrat dapat memberikan sensasi yang segar seperti buah sitrus. Sehingga, minuman menjadi lebih nikmat dan melegakan tenggorokan kala diminum ketika sedang haus. Fungsi berikutnya dari zat acidulant blends adalah sebagai sistem buffer agent, yaitu memberikan kontrol terhadap rasa pahit atau getir. Jenis PH Control Acetic Acid Jenis PH Control Agent berikutnya yang bisa Anda dapatkan di GSI adalah Acetic Acid atau Asam Asetat. Jenis PH Control Agent yang satu ini juga terdapat dalam asam etilat, asam cuka, asam etanoat, serta asam karboksilat metana. Asam asetat sangat banyak digunakan pada industri makanan. Pada industri makanan, penggunaan asam asetat memiliki berbagai fungsi. Di antaranya adalah sebagai pengatur keasaman, pemberi aroma serta rasa khas yang sedap. Contoh penggunaan asam asetat bisa ditemukan pada bakso atau pempek. Pada contoh makanan tersebut, asam asetat juga berperan untuk melawan bau amis dari bahan daging dan ikan dalam masakan. Jenis PH Control Sodium Carbonate Sodium Carbonate merupakan jenis PH Control berikutnya yang dapat Anda temukan di PT GSI. Jenis PH Control yang satu ini sering juga dikenal dengan sebutan soda kue atau baking soda. Bentuk dari produk tersebut adalah berupa butiran serbuk Kristal halus dengan warna putih yang bersih. Baca juga : Seberapa Aman Penggunaan Emulsifier pada Makanan? Sifat dari sodium carbonate adalah mudah larut dalam air. Penggunaan dari senyawa ini sendiri adalah untuk pembuatan kue dan roti. Ketika bereaksi dengan bahan-bahan pembuat roti, maka senyawa ini akan membentuk suatu gas karbon dioksida sehingga adonan roti menjadi mengembang. Selain beberapa jenis PH Control Agent yang telah dijelaskan di atas, terdapat pula beberapa jenis lainnya seperti sorbic acid, lactic acid, citric acid, ammonium hydroxide, tartaric acid, malic acid, dan phosphoric acid. Demikianlah ulasan mengenai jenis PH Control Agents yang tersedia di PT GSI (Global Solusi Ingredia). Untuk dapat melihat detail produk secara lebih lengkap, Anda dapat langsung mengunjungi website PT GSI. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!

Contact Us

Contact Us