Sebenarnya, resep bolu kukus bisa dibuat dengan cukup mudah. Hal inilah yang membuat resep bolu kukus semakin bervariasi dengan beragam kombinasi bahan yang unik dan membuat rasa bolu semakin lezat. Terlebih, bolu kukus sendiri memiliki tekstur lembut dan empuk yang cocok disantap sebagai pendamping teh atau kopi. Nah, meskipun sebenarnya bisa dibuat dengan cukup mudah, beberapa orang mengeluh bolu kukus yang mereka buat tidak bisa mekar dan mengembang dengan sempurna serta cenderung bantat. Jika Anda juga pernah mengalaminya, berikut ini akan dibahas beberapa tips resep bolu kukus yang mekar serta mengembang. Penasaran? Simak ulasannya! Tips Agar Bolu Kukus Mekar dan Mengembang Bolu kukus yang mekar dan mengembang sempurna selain terlihat cantik, tentu akan memiliki tekstur yang lembut. Sebaliknya, bolu kukus yang bantat akan memiliki tekstur lebih keras dan juga terlihat tipis. Ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membuat bolu kukus lebih mekar dan mengembang. Beberapa tips tersebut adalah: Menggunakan pengembang yang masih baru Pengembang merupakan bahan yang sangat berpengaruh pada hasil bolu kukus yang lebih mekar. Terkait bahan yang satu ini, pastikan jika Anda menggunakan bahan pengembang kue yang masih baru dan belum terlalu lama disimpan, terutama dalam kondisi terbuka. Pasalnya, semakin lama bahan pengembang disimpan, fungsi untuk mengembangkan adonan kue bolu pun akan semakin berkurang. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa meskipun Anda sudah menggunakan pengembang, bolu kukus tetap tidak mekar. Baca juga : Fungsi Vitamin dalam Makanan yang Perlu Anda Ketahui Ayak bahan kering terlebih dahulu Agar bolu kukus yang Anda buat bisa mekar dan mengembang dengan baik, maka Anda perlu mengayak bahan kering yang digunakan terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke adonan basah. Bahan kering yang dimaksud adalah tepung terigu, garam dan juga baking powder . Anda bisa saja mencampur semua bahan kering tersebut lalu diayak ketika memasukkannya ke adonan basah. Proses mengayak ini cukup penting karena akan memastikan partikel bahan kering bisa menyatu dengan sempurna saat dicampurkan pada bahan basah. Menggunakan bahan yang berkualitas Kualitas dari bahan juga memegang peranan penting terkait hasil bolu kukus yang Anda buat. Dalam hal ini, pastikan jika Anda menggunakan bahan yang berkualitas untuk resep bolu kukus yang dibuat agar mendapatkan hasil yang sempurna sesuai keinginan. Pastikan bahan tercampur dengan merata Tips lain yang penting diperhatikan agar bolu kukus yang Anda buat bisa mengembang dan mekar dengan baik adalah memastikan semua bahan tercampur dengan sempurna dan merata. Terlebih, untuk campuran margarin dan gula yang dicampur di bagian awal. Selain itu, ketika memasukkan bahan kering ke adonan basah, pastikan pula Anda mencampurnya hingga merata. Perlu diketahui bahwa proses pencampuran bahan untuk membuat bolu kukus sendiri cenderung sedikit lebih lama dibandingkan dengan bolu yang dipanggang menggunakan oven. Baca juga : Ciri Adonan yang Sempurna untuk Hasil Kue yang Lezat Kukus dengan benar Kesalahan saat proses mengukus bisa membuat bolu kukus tidak mekar dan mengembang secara sempurna. Oleh karenanya, pastikan jika Anda mengukus bolu dalam kondisi air yang mendidih dan menggunakan dandang dengan tutup yang datar. Beberapa tips di atas bisa diterapkan untuk mendapatkan hasil bolu kukus yang lebih mengembang. Untuk bolu kukus yang nikmat, selalu gunakan aneka bahan kue dari produk dari GSI (Global Solusi Ingredia). Silakan cek website https://globalsolusiingredia.com/ untuk memilih bahan yang Anda perlukan! Tersedia bahan seperti emulsifier, pengawet, pewarna, dan sebagainya. Semua produk GSI sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI dan sudah lolos izin edar BPOM RI. Segera cek produknya dan dapatkan bolu dengan kualitas terbaik.
Bagi pecinta baking , memiliki berbagai macam loyang tentu sangat penting. Sebab, berbeda jenis kue, tentu berbeda juga jenis loyangnya. Meski begitu, membeli loyang juga harus benar-benar diperhatikan kegunaannya. Jangan sampai loyang tersebut hanya tergeletak karena tidak terpakai. Maka dari itu, sebelum membeli loyang kue, silakan Anda kenali terlebih dahulu jenis-jenis dan kegunaannya pada penjelasan di bawah ini! Roll Pan Roll pan merupakan jenis loyang yang digunakan untuk membuat bolu gulung. Tinggi dari loyang ini adalah 2,5 cm yang sesuai dengan ketebalan bolu gulung secara umum. Beberapa jenis roll pan mempunyai permukaan yang bergerigi sehingga membuat hasil akhir permukaannya menjadi bergelombang dan tampak lebih menarik. Baca juga : Metode Dasar Pembuatan Kue yang Harus Diketahui Pemula Baking Dish Ada juga baking dish yang wajib ada di rak penyimpanan perkakas para pecinta baking . Biasanya, b aking dish ini dipakai untuk membuat kue kering, kukis, serta scones . Bentuknya pilih serta bagian pinggirnya berbingkai. Dengan begitu, adonan kukis tidak akan tumpah Ketika dipanggang. Baking dish ini juga kerap disebut cookie sheet atau loyang datar. Ketinggiannya sekitar 3 cm sehingga membuat kue kering jadi lebih renyah. Umumnya, ukuran baking dish yang beredar di pasaran adalah 30 cm x 30 cm. Tart Pan Jenis loyang kue yang selanjutnya adalah tart pan yang biasanya digunakan untuk membuat kue pie. Pada bagian sampingnya, terdapat tekstur bergerigi sehingga bentuknya jadi lebih unik. Untuk memudahkan dalam mengeluarkan kulit pie, maka bagian bawah loyang dapat dicopot dan dipasang kembali. Sehingga, menghindari kulit pie yang hancur karena pada dasarnya, kulit pie memang cukup ringkih. Springform Pan Loyang kue yang satu ini sering juga disebut sebagai loyang bongkar pasang. Ukuran tingginya sendiri adalah 10 cm dan diameternya adalah 20 cm. Pada bagian tepi pinggirnya terdapat kunci yang akan membuat adonan tidak mudah tumpah ketika dipanggang. Springfoam umumnya dipakai untuk memanggang cheese cake . Sebab, adonan kue tersebut tidak kokoh laiknya kue bolu. Maka dari itu, saat akan mengambil adonan, maka cukup lepaskan tepi loyangnya saja, jadi kue akan tetap memiliki tampilan yang rapi dan menarik. Loyang Muffin Seperti namanya, loyang muffin digunakan untuk memanggang muffin ataupun cupcake . Satu loyang terdiri dari 6 hingga 12 lubang dengan diameter sekitar 8 cm. Akan tetapi, sudah banyak ukuran lain yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Sebelum menggunakan loyang ini, Anda harus melapisi dengan paper cup supaya kue yang matang mudah dilepaskan dari dalam lubang loyang. Pengisian adonannya sendiri hanya ¾ dari lubang loyang supaya dapat mengembang dengan baik. Baca juga : Cari Tahu Jenis Pewarna Makanan yang Layak Anda Konsumsi Cake Pan Cake pan merupakan loyang yang berfungsi membuat cake . Bentuk dari cake pan sangat beragam, ada yang berbentuk persegi, persegi panjang, bulat, hati, dan sebagainya. Ukuran cake pan juga beragam dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Beberapa jenis cake yang bisa dipanggang menggunakan cake pan yakni bolu marmer, kue lapis, kue bolu jadul, dan masih banyak lagi. Itu dia jenis loyang yang wajib dimiliki oleh pecinta baking . Selain menggunakan loyang yang sesuai, agar kue yang Anda buat lebih maksimal, maka gunakan pengembang yang berkualitas seperti emulsifier dari Global Solusi Ingredia. Emulsifier GSI membantu pencampuran adonan menjadi lebih halus, menjaga produk emulsi jadi lebih stabil, mengurangi lengket pada adonan, hingga mengontrol kristalisasi. Dengan emulsifier GSI, maka kue yang Anda buat jadi lebih empuk, lezat, dan mengembang sempurna!
Jika Anda memiliki passion di bidang baking , tentu harus benar-benar paham metode dasar pembuatan kue. Pasalnya, dengan mengetahui metode-metode ini, kemungkinan keberhasilan membuat kue akan jauh lebih besar. Saat ini, banyak orang yang malas membuat kue sendiri karena pernah mencoba dan gagal. Namun, dengan metode dasar pembuatan kue yang benar, maka kegagalan bisa diminimalisir. Setidaknya ada 5 metode dasar yang harus Anda ketahui agar berhasil membuat kue. Berikut penjelasan selengkapnya! Pilih Terigu yang Sesuai dengan Kebutuhan Ada tiga jenis tepung terigu berdasarkan kandungan proteinnya. Tepung terigu protein tinggi bisa Anda gunakan membuat kue dengan kekenyalan yang tinggi. Sehingga, kue yang dihasilkan akan lembut, mengembang, dan juga elastis. Kedua, tepung terigu protein sedang bisa digunakan untuk kue dengan tekstur lembut dan cukup mengembang. Jenis terigu yang satu ini bisa digunakan untuk berbagai jenis makanan. Terakhir, ada tepung terigu protein rendah yang cocok untuk kue dengan tekstur renyah. Pastikan Anda menggunakan jenis tepung yang sesuai dengan kebutuhan agar hasilnya maksimal. Baca juga : Resep Roti Sobek Anti Gagal Cocok untuk Pemula Tentukan Jenis Gula yang Sesuai Gula tidak hanya menjadi pemanis dalam makanan, melainkan juga jadi bahan pengawet alami. Jenis kue yang berbeda membutuhkan gula yang berbeda. Untuk jenis gula pasir, cocok untuk jenis makanan sehari-hari karena teksturnya yang kasar. Ada juga gula kastor yang mempunyai tekstur lebih halus. Gula ini cocok untuk kue yang renyah dan bisa menghasilkan warna yang bagus. Sifat gula kastor adalah cepat larut di dalam air. Terakhir, ada gula jawa atau palm sugar yang memiliki warna cokelat. Biasanya, gula jawa digunakan dalam brownies dan muffin karena bisa menghasilkan tekstur yang lebih kental. Pastikan Telur dalam Kondisi Baik Saat memilih telur untuk kue, Anda lihat terlebih dahulu kekentalan putih telurnya ketika dibuka.. Sebaiknya jangan simpan di dalma kulkas telur yang akan digunakan dan lebih baik ada pada suhu ruang. Teknik Mengocok Adonan yang Benar Untuk mengocok adonan dengan mixer, maka pastikan Anda mulai dengan kecepatan yang rendah dahulu. Baru kemudian Anda naikkan pada kecepatan yang lebih tinggi secara bertahap. Pada tahap akhir, gunakan kecepatan yang paling tinggi supaya adonan menjadi lebih kokoh. Sedangkan pengocokan dengan spatula harus dilakukan dengan perlahan supaya tercampur dengan baik. Sehingga, adonan tidak kempis dan mencair lagi. Cara Memanggang yang Baik Pada tahap persiapan, Anda harus memanaskan oven dahulu dalam waktu sekitar 10 menit sehingga pengembangan kue akan menjadi sempurna. Saat adonan akan dimasukkan, maka pastikan suhu oven tidak terlampau tinggi. Jika suhu terlalu tinggi, maka adonan tidak akan matang sempurna karena pinggiran kue sudah gosong di saat bagian dalamnya masih berupa adonan. Suhu oven yang terlalu rendah juga bisa membuat kue jadi bantat. Maka dari itu, selalu ikuti petunjuk pada resep supaya hasilnya tepat. Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah jangan sekali-kali membuka oven jika kue belum mengembang sepenuhnya. Sebab, kue bisa gagal mengembang alias kempis. Baca juga : Cara Membuat Bolu Panggang Tanpa Mixer Dengan memahami metode dasar membuat kue di atas, Anda tidak akan gagal lagi dalam membuat kue. Hal yang tidak kalah penting juga saat membuat kue agar tidak gagal adalah memilih bahan yang terbaik. Artinya, bahan-bahan harus memenuhi standar parameter kualitas yang tinggi seperti produk Global Solusi Ingredia. GSi merupakan perusahaan multinasional yang sudah lama menjadi pemasok bahan pangan untuk industri internasional. Selain itu, GSI juga menggunakan teknologi kekinian yang membuat kualitas bahan semakin tinggi. Produk GSI yang tersedia meliputi emulsifier, pemanis, minyak dan lemak, essential oil, enzim, pengawet, pengatur keasaman, dan juga cokelat. Semua produk GSI pastinya bisa Anda manfaatkan untuk membuat kue semakin maksimal. GSI juga melayani pembelian dalam skala besar untuk industri. Anda juga bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu secara gratis jika ada pertanyaan.
Jika selama ini Anda hanya mengenal bolu marmer, bolu pisang, atau bolu kukus, maka sesungguhnya masih banyak jenis bolu tradisional yang belum pernah dicoba. Kuliner konvensional tidak boleh dilupakan sama sekali karena merupakan kekayaan negara Indonesia. Lebih dari itu, cita rasanya lebih unik dan khas, sehingga bisa menjadi referensi sajian saat Anda bosan dengan jenis kue yang itu-itu saja. Lalu, apa saja jenis bolu tradisional yang layak untuk dibuat atau dicoba? Yuk, cari tahu informasi selengkapnya di bawah ini! Bolu Suri Dari tampilannya, Bolu Suri mirip sekali dengan Bika Ambon yang berasal dari Medan. Sebab, keduanya mempunyai tekstur berongga dan agak kenyal. Namun, Bolu Suri ini asalnya dari Palembang serta proses pengolahannya lebih mudah dan sederhana. Nama Bolu Suri sendiri berasal dari kata “suri” yang artinya sisir. Sebab, jika dilihat, serat-serat di dalam kue memang tampak laiknya sisir. Rasanya sendiri manis dengan aroma yang wangi. Baca juga : Jenis Pastry Paling Populer di Indonesia Bolu Meranti Selanjutnya, ada bolu tradisional Indonesia yang berasal dari Medan. Namanya Bolu Meranti yang merupakan jenis bolu gulung dengan tekstur yang lembut. Jika Anda berkunjung ke Medan, pastikan untuk membawa oleh-oleh berupa Bolu Meranti ini. Nama meranti berasal dari sebuah nama jalan di Medan. Di mana, penciptanya adalah Ai Ling yang berusaha untuk membuat kue yang lembut dan legit. Di Jalan Meranti itulah Ai Ling memulai usahanya membuat bolu. Kini, ada banyak varian rasa Bolu Meranti. Mulai dari keju, kacang, double cokelat, hingga moka. Saat ini, resep Bolu Meranti juga sudah cukup mudah didapatkan di internet. Bolu Lapis Surabaya Beralih ke Jawa Timur yang memiliki kuliner khas bernama bolu lapis yang sangat legendaris. Lapis Surabaya ini merupakan sajian yang masuk ke jenis sponge cake. Ciri-cirinya adalah tekstur yang lembut dengan tiga lapis rasa. Jadi, pada tiga lapisan itu, ada warna kuning, cokelat, dan ditimpa dengan warna kuning lagi. Bahan-bahannya terdiri atas terigu, mentega, telur, dan sebagainya. Agar hasilnya semakin lezat, biasanya, kue akan direkatkan menggunakan selai berbagai rasa. Bolu Peca Bugis Masyarakat Bugis juga memiliki bolu yang khas bernama Bolu Peca. Rasa dan tampilan kue ini cukup unik karena cenderung bantat. Bahkan, jika dilihat seilas, maka mirip dengan bolu yang gagal mengembang. Namun, bentuk semacam ini justru yang membuatnya sangat khas. Bahkan, rasanya juga sangat lezat, manis, dan memiliki tekstur lembut. Semua itu berkat adonan yang terdiri dari gula pasir, tepung, telur, baking soda, serta gula aren. Agar lebih lezat, kue biasa disajikan dengan siraman kuah gula merah. Biasanya, Bolu Peca disajikan untuk acara adat maupun jamuan resmi di Bugis, Sulawesi Selatan. Baca juga : Kue Basah Jajanan Pasar yang Masih Diminati Bolu Klemben Ada banyak orang yang menganggap bahwa Bolu Klemben mempunyai kemiripan dengan kue madeleines asal Perancis. Bolu Klemben sendiri berasal dari Banyuwangi dan memiliki tektur agar garis. Sebab, proses pembuatannya melalui panggangan dengan bentuk cangkang kerang. Tekstur Bolu Klemben crunchy di luar, tetapi bagian dalamnya sangat lembut. Sajian ini juga kerap disebut dengan Bolu Kijing di daerah Jawa Barat. Demikian 5 jenis bolu tradisional Indonesia yang bisa Anda coba buat atau nikmati. Nah, jika Anda memiliki usaha membuat bolu tradisional, maka bisa menggunakan bahan berkualitas dari Global Solusi Ingredia. PT GSI siap untuk menyuplai kebutuhan bahan baku bolu dalam skala besar maupun kecil. Adapun produk GSI yang tersedia berupa emulsifier, pengawet, cokelat, stabilizer, pewarna, perisa, vitamin, pH Control Agent, enzim, minyak dan lemak, dan masih banyak lagi. Untuk mengecek daftar produk lebih lengkap, langsung saja Anda kunjungi https://globalsolusiingredia.com/product/ Silakan pilih produk yang sesuai dengan kebutuhan produksi Anda.
Putri salju merupakan hidangan wajib di setiap momen spesial seperti Lebaran. Membuat kue putri salju memang sedikit tricky . Bukan masalah pembuatan kuenya, tetapi cara agar gula pada kue putri salju menempel dengan baik. Membalurkan gula bubuk pada kue ini memang agak sulit. Anda harus benar-benar memahami tekstur dari kukis supaya gula bisa menempel sempurna. Sebab, kue putri salju terlihat kurang menarik jika gulanya tidak membalut seluruh permukaannya. Lalu, bagaimana cara yang tepat agar gula pada kue putri salju menempel dengan baik? Mari simak penjelasannya di bawah ini! Menggunakan Gula Donat Anda tidak boleh sembarangan saat memilih jenis gula untuk balutan putri salju. Jika biasanya Anda menggunakan gula halus, mulai sekarang sebaiknya beralih ke gula donat. Sebab, gula donat tidak akan mencair, sedangkan gula halus atau icing sugar lebih cocok dicampur dalam adonan, bukan untuk topping maupun coating . Gula halus terdiri dari gula murni, sedangkan gula donat terdapat campuran seperti vanili atau pati jagung. Sehingga, gula donat lebih mudah menempel pada kue. Baca juga : Apa Itu Glomul PGPR850? Apakah Emulsifer yang Aman? Gula donat adalah gula khusus untuk digunakan sebagai topping kue dengan tekstur yang halus laiknya bubuk. Saat dimasukkan ke dalam mulut, maka ada sensasi dingin yang terasa. Beberapa orang juga membuat sendiri gula donat dengan mencampurkan ragi, gula, tepung, telur, serta bahan lainnya. Namun, gula donat juga dijual secara bebas sehingga bisa langsung Anda beli tanpa harus mengolahnya sendiri. Membaluri Kue Saat Masih Hangat Saat kue putri salju baru saja diangkat dari oven, sebaiknya Anda tunggu sebentar sampai suhunya hangat, lalu langsung balurkan gula donat supaya hasilnya sempurna. Jika dilumuri saat dingin, maka ada gula yang menempel dan ada juga yang tidak. Sehingga, menimbulkan kesan kue yang belang. Meskipun Anda menempelkan gula berkali-kali saat kue putri salju sudah dingin, tetap saja tidak akan menempel dengan baik. Namun, jangan juga Anda menempel dalam keadaan kue yang masih sangat panas. Berikan Taburan Sesudah Anda membalut gula pada kue, maka susun di dalam toples secara rapi dan perlahan-lahan. Sehingga, bentuknya tidak akan patah dan tampak cantik dari luar toples. Setelah itu, di-dusting kembali menggunakan ayakan supaya bisa tertutup sempurna oleh gula. Disarankan untuk tidak menggunakan tangan saat menaburkan gula karena bisa menimbulkan jejak jari. Untuk itu, menggunakan ayakan lebih baik. Mulai sekarang, silakan Anda gunakan gula donat sebagai pengganti gula halus agar hasilnya maksimal. Kue putri salju di momen Lebaran kali ini pun bisa semakin cantik dan menarik. Baca juga : Fungsi Vitamin dalam Makanan yang Perlu Anda Ketahui Jika Anda membutuhkan jenis pemanis lain saat Lebaran, bisa juga mengandalkan produk sweeteners dari Global Solusi Ingredia. GSI menyediakan pemanis yang bisa menambahkan rasa manis dengan kandungan kalori yang terbatas. Pastinya, gula GSI lebih sehat ketimbang gula merek lain yang beredar di pasaran. Ada berbagai jenis pemanis yang tersedia seperti glukosa, sukrosa (gula), mannitol, sorbitol, sirup jagung, sakarin, aspartam, sukralosa, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa mendapatkan bahan pangan fungsional lain dengan kandungan gizi tinggi pada produk-produk GSI. Di antaranya pewarna alami, antioksidan, enzim, emulsifier, cokelat, minyak dan lemak, perisa, vitamin, dan masih banyak lagi. Semua produk GSI sudah lolos BPOM RI dan mengantongi sertifikat halal MUI. Sehingga, dipastikan aman dikonsumsi oleh umat muslim. Untuk lebih mengenal produk GSI, Anda bisa langsung mengunjungi laman https://globalsolusiingredia.com/product/
Hampir semua orang suka dengan donat? Kue yang bagian tengahnya bolong ini memang punya tekstur yang berbeda dari kue lainnya. Pasalnya lebih lembut dibanding jenis kue lainnya. Bagi yang tertarik, Anda juga bisa buat donat sendiri di rumah. Ada banyak tanda seperti apa donat sukses dibuat. Salah satunya, munculnya white ring pada donat yang sedang dimasak. Sesuai namanya, white ring merupakan bagian putih melingkar yang berada di tengah-tengah donat. White ring belakangan sempat viral di Instagram dan TikTok karena katanya menjadi tanda donat sudah sukses dimasak dengan baik. Nyatanya, ada banyak trik agar white ring bisa muncul di donat yang sedang dimasak. Yuk, cari tahu dengan baik bagaimana triknya. Benar, kata orang jika white ring merupakan tanda donat telah sukses dibuat. Soalnya, white ring tidak dapat muncul jika donat tidak diolah dengan sempurna. Kenapa bisa demikian? Karena donat dengan fermentasi sempurna lah yang dapat menghasilkan white ring . Lantas bagaimana cara membuat White Ring pada yang sebelumnya pernah viral di TikTok? Berikut caranya. Baca juga : Resep Glaze Donat dengan Warna-Warna yang Menarik Proses Fermentasi Donat Harus Berhasil Agar menghasilkan white ring yang sempurna, tentunya kita membutuhkan donat yang mengembang dengan sempurna. Benar, jika donat dapat mengembang dengan baik, biasanya donat punya banyak space untuk tempat munculnya white ring. Oleh karena itu, coba memastikan fermentasi donat sudah maksimal atau belum. Lalu, bagaimana teknik dan tips agar fermentasi donat benar dan tidak salah? Bagi yang belum tahu, hal yang paling mempengaruhi fermentasi adalah suhu dan waktu. Di kebanyakan resep, umumnya disebutkan lama waktu fermentasi adalah sekitar 30 menit. Jadi, usahakan menunggu fermentasi dengan baik agar white ring bisa muncul sempurna. Hanya Boleh Dibalik Sekali Proses menggoreng donat agar white ring bisa muncul juga perlu diperhatikan dengan baik. Untuk menghasilkan white ring yang sempurna, donat hanya boleh dibalik sekali saja. Hal tersebut berlaku paten dan tidak boleh ditawar-tawar saat membuat donat. Karena sudah banyak chef profesional yang membuktikan hal tersebut. Bagaimana jadinya jika donat dibalik berulang kali? Biasanya jika donat dibalik berulang kali, white ring -nya akan hilang. Bahkan donat berubah menjadi menjadi coklat karena efek panas minyak saat membolak-balikkan donat tersebut. Jadi, usahakan memasak donat dan pastikan satu sisi donat telah cokelat dengan sempurna. Kemudian segera balik donat, dan goreng satu sisinya lagi. Awal-awal membuatnya mungkin banyak dari kita yang akan bingung. Karena belum tahu kapan waktu terbaik untuk mendapatkan donat yang sudah coklat di bagian bawahnya. Bisa-bisa saja di awal donat belum cukup kuning saat dibalik. Atau bahkan donat malah terlalu cokelat sehingga terkesan gosong dan tidak enak dimakan. Hal seperti ini sangat wajar karena memang donat yang dimasak tidak boleh diintip. Pasalnya hal ini membuat bagian white ring -nya dapat hilang dengan sendirinya. Tapi tidak perlu khawatir dengan hal tersebut. Karena biasanya lama kelamaan Anda akan tahu kapan waktu terbaik untuk membalik donat. Proses pembalikan yang hanya dapat dilakukan sekali juga membuat donat tidak menyerap minyak yang terlalu berlebihan. Biasanya jika donat terlalu sering dibalik akan membuat donat menjadi sangat berminyak dan biasanya membuat rasanya juga tidak enak saat dimakan. Baca juga : Resep Roti Sobek Anti Gagal Cocok untuk Pemula Penutup Agar donat yang dibuat sesuai harapan, bahan yang digunakan juga harus berkualitas. Global Solusi Ingredia adalah solusi bagi Anda yang ingin membuat donat dengan white ring sempurna. Cek bahan pengembang untuk donat di website berikut https://globalsolusiingredia.com/product/ .