BLOGS

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:23

Essential oil sintetis (minyak atsiri) saat ini sedang ramai diperbincangkan. Hal ini disebabkan karena berbagai manfaat yang dapat diberikan oleh minyak ini. Manfaat dari minyak atsiri ini tidak hanya dapat diperuntukkan sebagai kecantikan saja. Namun juga dapat digunakan sebagai alat untuk treatment relaksasi. Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai esensial ini? simak ulasan berikut hingga akhir. Pengertian Essential Oil Sintetis Essential oil sintetis atau bisa juga disebut dengan  fragrance oil . Minyak ini berasal dari berbagai campuran senyawa sintetis atau bahan-bahan alam yang dilarutkan kedalam minyak pembawa. Selain itu esensial ini biasanya mempunyai aroma yang sangat menenangkan. Esensial ini dapat juga digunakan untuk berbagai keperluan seputar dengan kecantikan. Hal ini dapat digunakan untuk pengaplikasian terhadap kulit untuk dijadikan sebagai  treatment oil.  Esensial ini mempunyai aroma yang sangat wangi. Bahkan aroma dari esensial ini sangatlah beragam. Keragaman dari aroma wewangian tersebut bahkan lebih menarik untuk dijadikan sebagai parfum tubuh. Manfaat Essential Oil Berbagai manfaat dapat diperoleh dari Esensial ini, salah satunya yaitu dapat digunakan sebagai  massage oil  atau  treatment oil .  Treatment  ini dapat dilakukan pada seluruh bagian tubuh Anda bahkan pada area wajah pun juga dapat diberikan  treatment  ini sebagai bentuk relaksasi. Selain itu esensial ini mengandung beberapa bahan-bahan yang baik untuk kulit bahkan juga dapat memberikan penyembuhan untuk berbagai macam penyakit kulit. Keberadaan esensial ini dapat juga digunakan sebagai parfum pada tubuh Anda. Karena minyak ini mempunyai berbagai aroma yang sangat wangi. Aroma wangi pada minyak ini mempunyai ciri khas aroma yang sangat lembut serta mempunyai ketahanan yang sangat kuat. Dengan bahan dasar yang non alkohol membuat minyak essensial ini aman digunakan untuk berbagai jenis kulit serta aman untuk Anda yang sangat mengutamakan produk-produk yang halal. Bahan-Bahan yang Digunakan Terdapat beberapa bahan-bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan esensial ini, diantaranya yaitu. Berbagai senyawa kimia yang mempunyai aroma wangi. Senyawa kimia ini dibuat dengan cara komersial dengan cara pendekatan pada aroma pembawa yang ada pada tumbuhan. Penggunaan resin atau getah ini merupakan salah satu sumber dari proses pembuatan esensial Bahan  vegetable oil  merupakan salah satu jenis dari minyak nabati yang tidak mudah mengalami penguapan. Pada vegetable oil dapat berguna untuk sebagai minyak pijat atau sebagai pelembab kulit. Mineral oil ini terdapat pada pembuatan esensial ini. Mineral oil merupakan salah satu jenis minyak yang sama seperti vegetable oil yang tidak mudah mengalami penguapan. Mineral oil ini tidak bersifat karsinogenik. Karsinogenik merupakan senyawa yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Selain itu mineral oil juga merupakan senyawa yang aman. Bahan  fixative . Bahan ini merupakan senyawa yang berfungsi untuk mengikat dalam essensial ini. hal ini bertujuan untuk bisa menjaga ketahanan dari aroma dengan cara menurunkan kemampuan dalam penguapan di setiap komponennya. Essential Oil Sintetis ini mempunyai berbagai macam manfaat yang bisa Anda dapatkan. Selain itu Anda juga dapat membuat minyak esensial ini sendiri. Hal ini dikarenakan bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan esensial ini sangatlah sederhana. Untuk mendapatkan berbagai bahan untuk membuat essensial ini, Anda bisa mendapatkan pada PT Global Solusi Ingredia. Bahan-bahan seperti minyak esensial maupun pewarna-pewarna sintetis dapat Anda peroleh pada GSI ini. Tentunya dengan harga yang terjangkau serta produk yang diberikan mempunyai kualitas yang sangat baik.

Minggu, 03 Juli 2022 - 20:00

Manfaat rennet pada pembuatan keju   salah satunya yaitu untuk mengubah tekstur susu untuk bisa dapat diproses lebih lanjut menjadi sebuah keju yang biasa Anda konsumsi. Untuk penjelasan mengenai enzim rennet ini, simak ulasan berikut! Apa Itu Rennet? Rennet pada dasarnya merupakan sebuah enzim yang dihasilkan dari lambung binatang menyusui atau bisa disebut dengan binatang mamalia. Biasanya enzim rennet ini umumnya diperoleh pada lambung anak sapi yang sedang menyusui. Namun, mengingat ketersediaan enzim pada anak sapi ini sangatlah terbatas maka, dapat disiasati dengan menggantinya pada hewan kambing. Karena jumlah dari rennet sangatlah terbatas membuat harga dari rennet sendiri sangatlah mahal.  Rennet sendiri mengandung enzim  proteolytic  atau bisa disebut dengan enzim  protease . Enzim yang terkandung di dalam rennet ini dapat memisahkan susu menjadi sesuatu bentuk padat dan cair. Selain enzim  protease  rennet juga mengandung beberapa enzim yang lainnya. Enzim tersebut yaitu enzim  pepsin  dan  lipase . Sedangkan enzim aktif yang ada pada rennet yaitu enzim renin. Fungsi dari rennet yaitu dapat digunakan pada proses pembuatan keju dan junket. Apa Sih Manfaat Rennet Pada Pembuatan Keju? Manfaat rennet pada pembuatan keju yaitu salah satunya dapat menggumpalkan kasein yang ada pada proses pembuatan keju. Enzim rennet yang digunakan pada proses pembuatan keju yaitu berupa enzim yang bersifat proteolitik. Enzim ini dapat menggumpalkan susu pada proses awal dari pembuatan keju. Hasil dari proses pengentalan atau penggumpalan susu tersebut nantinya akan melalui proses pengolahan dadih. Dadih atau bentuk air yang padat ini kemudian diiris serta dicincang menggunakan alat ataupun dapat juga dilakukan manual dengan tangan. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan air dadih yang lebih banyak. Dengan menggunakan sebuah alat dadih tersebut dihancurkan hingga menjadi butiran-butiran yang sangat kecil. Semakin halus butiran yang dihasilkan makan akan semakin banyak pula air dadih yang dapat dikeringkan untuk bisa menghasilkan keju yang keras. Setelah mendapatkan bentuk dadih yang diinginkan maka selanjutnya dapat melalui tahap selanjutnya pada proses pembuatan keju rennet tersebut. Dadih tersebut akan melalui tahap pencetakan serta pengasinan agar keju yang nanti dihasilkan tidak mempunyai rasa yang hambar. Kemudian keju melalui tahap pematangan dengan berada pada temperatur serta kelembaban yang terjaga secara stabil. Dari sebuah susu yang kemudian melalui proses pencampuran dengan rennet dapat dibuat menjadi berbagai macam jenis keju. Manfaat Keju Rennet Selain dari rasa yang dihasilkan keju rennet yang nikmat, terdapat berbagai manfaat yang ada pada keju rennet ini. Salah satunya yaitu dapat bermanfaat untuk menguatkan gigi. Pada keju rennet mengandung kalsium yang dapat menguatkan gigi dan tulang. Selain itu keju rennet dapat bermanfaat untuk memberikan kualitas tidur yang baik. Keju rennet mengandung triptofan dan juga asam amino yang dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Hal ini dapat memberikan rasa lelap pada saat sedang tidur. Manfaat lain yang dapat diperoleh dari kerja ini yaitu dapat menyehatkan jantung. Tidak perlu lag meragukan manfaat dari keju rennet ini. Karena beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi keju dapat menurunkan resiko terkena serangan penyakit kardiovaskular. Namun, pengonsumsian keju berlebih juga tidak disarankan, karena sesuatu yang bermanfaat apabila digunakan secara berlebih akan memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan. Dengan mengetahui manfaat rennet pada pembuatan keju   Anda dapat dengan tepat memilih produk-produk keju yang akan Anda konsumsi. Selain itu karena proses pembuatan keju yang mudah Anda juga dapat melakukannya sendiri di rumah. Untuk mendapatkan berbagai bahan-bahan yang dibutuhkan serta enzim pelengkap dalam proses pembuatan keju, Anda dapat memperolehnya pada PT Global Solusi Ingredia. Perusahaan ini juga menyediakan rennet dengan kualitas yang baik serta berbagai produk yang lainnya.

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:55

Margarin merupakan bentuk dari mentega buatan. Margarin juga tergolong sebagai produk turunan dari minyak kelapa sawit serta mempunyai kandungan lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan. Bagi Anda yang berencana untuk memproduksi margarin, ada baiknya untuk menyimak artikel ini hingga tandas. Langsung saja, berikut merupakan langkah-langkah dalam proses pembuatan margarin! Pemilihan Bahan Margarin umumnya dapat dibuat dengan bahan dasar minyak nabati atau juga dapat dibuat dengan minyak hewani. Bahkan margarin juga dapat mengandung susu saringan, garam dan juga pengemulsi. Salah satu lemak hewani yang digunakan yaitu berasal dari lemak beef yang biasa disebut dengan  oleo-mergarine. Proses Pemisahan Lemak (Tahap Netralisasi) Proses pembuatan margarin yang selanjutnya yaitu ada pada tahap untuk memisahkan asam lemak atau biasa disebut dengan tahap netralisasi. Pada tahap ini dilakukan pemisahan dari minyak atau lemak yang ada pada asam lemak bebas. Hal ini dilakukan dengan cara mereaksikan asam lemak bebas tersebut dengan basa ataupun dengan menggunakan pereaksi-pereaksi yang lainnya. Sehingga pada tahap ini, lemak berubah bentuk menjadi laiknya sabun atau  soap stock . Pada berbagai industri tahap ini dilakukan dengan menggunakan kaustik soda (NaOH). Berbagai industri menggunakan bahan ini dikarenakan lebih efisien serta bahan yang lebih terjangkau dari segi harganya. Pemurnian Zat Pewarna (Tahap  Bleaching ) Pemurnian zat pewarna biasa disebut dengan tahap  bleaching  atau juga bisa disebut dengan tahap pemucatan. Tahap ini merupakan proses untuk pemurnian dengan menghilangkan berbagai zat-zat pewarna yang sukar terhadap minyak. Proses pemucatan ini dilakukan dengan mencampurkan minyak dengan adsorben, seperti halnya bleaching earth atau tanah pemucat, serta pada karbon aktif. Berbagai zat-zat pewarna yang ada di dalam minyak akan otomatis diserap menggunakan permukaan adsorben. Pengolahan Lemak (Tahap Hidrogenasi) Proses pengolahan lemak atau tahap hidrogenasi merupakan proses pengolahan dengan jalur menambahkan hidrogen-hidrogen yang ada pada ikatan rangkap. Ikatan rangkap tersebut yang ada pada asam lemak. Sehingga dengan pengolahan tersebut akan dapat mengurangi ketidak-jenuhan pada minyak atau lemak. Selain itu dapat juga membuat lemak menjadi bersifat plastis. Pada proses ini bertujuan untuk bisa menjenuhkan ikatan rangkap yang ada pada rantai karbon asam lemak pada minyak. Tahap hidrogenasi ini dilakukan dengan cara menggunakan hidrogen yang murni serta dengan menambahkan serbuk nikel sebagai alat katalisator. Penambahan Emulsifier (Tahap Emulsifikasi) Pada tahap ini merupakan proses untuk mengemulsikan minyak yang ada dengan cara menambahkan emulsifier fase cair dengan emulsifier fase minyak. Penambahan ini dilakukan pada suhu 80C dengan tekanan pada 1 atm. Pada tahap ini terdapat dua tahapan dalam emulsifikasi. ·         Tahap yang pertama yaitu dengan proses mencampurkan emulsifier pada fase minyak. Hal ini merupakan bahan tambahan yang bisa cepat larut dalam minyak. Dengan tujuan untuk menghindari terpisahnya air yang ada dari emulsi air minyak terutama pada saat penyimpanan. ·         Tahap yang kedua yaitu pada proses pencampuran emulsifier fase cair. Hal ini merupakan bahan tambahan yang tidak mudah larut ke dalam minyak. Penambahan bahan ini dicampurkan dengan air yang akan digunakan untuk membuat emulsi dengan minyak. Tahap ini yaitu tahap untuk memberikan rasa asin pada margarin sebagai antioksidan.  Penambahan rasa asin digunakan untuk mencegah teroksidasinya minyak yang bisa mengakibatkan minyak menjadi bau tengik. Pada proses pembuatan margarin ini sangat dibutuhkan bahan-bahan dengan kualitas yang sangat baik tentunya. Dengan menggunakan bahan-bahan khusus untuk membuat margarin ini dapat Anda temukan pada PT Global Solusi Ingredia. GSI ini merupakan salah satu produsen yang menyediakan bahan makanan yang terkemuka di Indonesia dan seluruh dunia. Dengan kualitas produk serta kinerja produk yang unggul bisa Anda dapatkan di sini.

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:48

Tips membuat gorengan enak sangatlah dibutuhkan oleh  cooking lovers . Pasalnya, makanan ini menjadi salah satu menu yang wajib ada, khususnya bagi masyarakat di Indonesia. Dengan tekstur yang renyah akan memberikan kenikmatan yang lebih dalam makanan ini. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan gorengan yang renyah. Mulai dari pemilihan tepung, komposisi tepung, serta jenis minyak yang digunakan. Untuk itu, cari tahu lebih lanjut mengenai tips membuat gorengan yang enak pada pembahasan di bawah ini! Tips Gorengan Tetap Renyah Jika Anda termasuk orang yang bermasalah dalam membuat gorengan. Mulai dari gorengan yang lembek, hingga teksturnya kurang renyah. Maka, artikel ini akan sangat membantu. Sebab, di sini akan membahas tips gorengan enak, selengkapnya silakan simak penjelasan berikut! Pemilihan Jenis Tepung yang Tepat Salah satu tips membuat gorengan enak yaitu ada pada ketepatan dalam memilih jenis tepung. Pada umumnya dalam membuat gorengan menggunakan tepung terigu. Namun, terdapat berbagai pilihan untuk bisa digunakan sebagai bahan untuk menghasilkan gorengan yang enak. Pemilihan jenis tepung dapat disesuaikan terhadap menu apa yang akan dibuat. Seperti halnya pemilihan jenis tepung panir merupakan salah satu pilihan yang tepat dalam menggoreng chicken katsu. Penggunaan Baking Soda Dalam proses pembuatan gorengan, penambahan baking soda pada adonan merupakan salah satu cara untuk bisa mendapatkan hasil gorengan yang renyah. Dengan cara mencampurkan baking soda kedalam adonan tepung yang masih kering. Setelah menambahkan baking soda Anda dapat menambahkannya dengan bumbu-bumbu yang lainnya. Untuk mendapatkan hasil adonan yang baik dapat menggunakan air es ataupun dengan air yang mempunyai suhu normal. selain itu, Dalam proses pengadukan adonan tidak disarankan untuk terlalu lama. Hal tersebut dikarenakan dapat merusak fungsi yang ada pada baking soda. Suhu Adonan Dingin Semakin dingin adonan yang dibuat maka, akan semakin renyah pula gorengan yang dihasilkan. Oleh karena itu, penggunaan air es dalam pembuatan adonan gorengan ini sangat tepat untuk dilakukan. Sebaliknya, apabila Anda menggunakan air panas dalam pembuatan adonan, gorengan yang dihasilkan tidak akan mendapatkan kualitas yang baik. Hasil dari gorengan tersebut akan sangat cepat lembek sehingga cita rasanya pun akan berkurang. Menggunakan Metode  Deep Frying Metode  deep frying  merupakan metode penggorengan dengan menggunakan minyak dalam jumlah yang banyak. Metode ini sangat tepat digunakan dalam proses pembuatan gorengan. Suhu Minyak yang Ideal Salah satu tips untuk mendapatkan hasil gorengan yang renyah yaitu dengan memperhatikan suhu pada minyak. Dengan suhu yang ideal dapat memberikan kualitas yang dihasilkan akan semakin baik. Suhu yang ideal dalam menggoreng gorengan yaitu ada pada suhu 170C. Apabila suhu pada minyak terlalu tinggi maka dalam proses penggorengan makanan tersebut akan cepat gosong. Sebaliknya apabila minyak tersebut masih belum panas, maka gorengan yang dihasilkan akan menyerap minyak lebih banyak. Penyebab Gorengan Lembek Penyebab dari gorengan yang lembek yaitu salah satunya disebabkan karena kandungan air pada adonan terlalu banyak. Selain itu, penggunaan minyak yang terlalu sedikit juga dapat membuat gorengan yang dihasilkan akan cepat untuk lembek. Dalam proses penggorengan diperlukan perendaman yang sempurna dalam minyak panas agar gorengan dapat matang secara rata. Selain itu, pemilihan jenis minyak juga sangat berpengaruh dalam menggoreng gorengan ini. Dengan pemilihan minyak yang tepat akan memberikan kualitas gorengan yang sangat baik. Salah satu minyak yang baik yaitu ada pada produk yang dihasilkan PT Global Solusi Ingredia. GSI menyediakan berbagai macam bahan-bahan makanan dengan kualitas yang sangat baik. Yuk, segera beralih dengan bahan-bahan pangan dari GSI yang sudah lama menjadi supplier bagi industri makanan di dalam dan luar negeri.

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:40

Hampir semua orang pasti kenal dengan makanan ringan yang memakai bahan baku susu ini. Es krim dikenal dengan rasa manis dengan ada sedikit cita rasa gurih dan memiliki tekstur  creamy  nan lembut. Sehingga siapa saja bakalan sulit menolak untuk makan es krim lembut. Dalam sejarah, es krim ternyata sudah dikenal sejak kisaran tahun 700 masehi di era Kaisar Tang dari Dinasti Shang Tiongkok. Pada awalnya sang kaisar meminta untuk mencoba es yang terbuat dari salju dan susu sapi sebagai alternatif makanan penutup. Hingga saat ini es krim telah mengalami berbagai perkembangan mulai dari bentuk, rasa, dan bentuknya. Pada dasarnya, bahan-bahan untuk membuat es krim adalah susu, gula, telur, dan sebagainya. Di beberapa produsen pengolahan es krim dengan skala yang besar, telur sering diganti dengan emulsifier. Ada juga bahan tambahan lain yang membuat cita rasanya semakin mantap tapi bisa menghemat biaya. Nah, untuk membuat es krim dengan tekstur yang lembut, ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan. Sehingga, hasil akhirnya akan serupa dengan es krim yang sering Anda jumpai di toko, kedai, atau supermarket. Lantas, apa saja tipsnya? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini! 1.       Sebelum Loyang Digunakan, Bekukan Terlebih Dahulu Ketika Anda membuat es krim sendiri di rumah, adonan sudah membeku di bagian luarnya. Namun, bagian dalam masih lembek. Padahal, penyimpanan dalam freezer telah berlangsung cukup lama. Nah, supaya es krim bisa membeku dengan paripurna, maka diinginkan dulu loyang atau wadah es krim pada freezer kurang lebih 24 jam. Sehingga, adonan es krim akan mudah mengeras sampai bagian dalamnya. 2.       Biarkan Kuning Telur Mengembang dengan Baik Kuning telur sering dijadikan sebagai emulsifier untuk membuat tekstur es krim tetap lembut ketika dibekukan. Namun, pengolahan kuning telur yang kurang mengembang sempurna akan membuat es krim jadi beraroma amis. Untuk itu, pastikan dalam mengocok kuning telur sampai benar-benar mengembang sebelum dicampurkan pada adonan es krim. Kocok lah memakai mixer sampai warnanya pucat dan tekstur jadi kental laiknya krim. 3.       Tutup Wadah Es Krim dengan Aluminium Foil Saat proses pendinginan suhu adonan es krim, kerap kali muncul kristal es yang membuatnya jadi keras dan tidak creamy. Untuk mengatasi hal ini, tutup lah permukaan wadah memakai aluminium foil atau plastik wrap sebelum dibekukan. Selain bisa mencegah timbulnya kristal es, bahan tersebut juga akan menjaga kelembutan dari es krim meskipun disimpan pada freezer dalam waktu yang lama. 4.       Memakai Susu Full Cream Menambahkan susu full cream ternyata juga menjadi salah satu tips membuat es krim lembut. Kandungan lemak susu dalam susu full cream mencapai 10% sehingga membuat tekstur es krim jadi lebih lembut ketika disajikan. Lemak susu juga akan menjadikan es krim jadi lunak meskipun dibekukan selama berhari-hari. 5.       Menggunakan Emulsifier dan Stabilizer Tips membuat es krim lembut yang terakhir adalah memanfaatkan bahan tambahan pangan berupa emulsifier dan stabilizer. Dua bahan ini akan membuat es krim yang Anda buat mempunyai tekstur lembut, tapi permukaannya tetap keras sehingga tidak mudah meleleh. Apabila Anda bingung dimana mendapatkan emulsifier dan stabilizer yang berkualitas dan terjamin halal, maka percayakan saja pada Global Solusi Ingredia. Dua bahan tersebut akan membantu proses produksi es krim menjadi lebih efektif, efisien, dan menghemat biaya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa emulsifier juga dapat berperan sebagaimana kuning telur. Yakni dapat membuat adonan lebih mengembang dan lembut. Padahal, jika dibandingkan, harga keduanya jauh berbeda. Dimana telur jauh lebih mahal ketimbang emulsifier. Untuk itu, tidak perlu berpikir dua kali karena GSI menyediakan berbagai kebutuhan bahan pangan, bahan pangan fungsional, hingga, bahan tambahan pangan. Cek globalsolusiingredia.com untuk informasi lebih lengkap mengenai berbagai produknya.

Minggu, 03 Juli 2022 - 19:24

Bahan tambahan pangan digolongkan menjadi empat jenis yaitu pewarna, pengawet, pemanis, dan penyedap. Khusus untuk bahan tambahan jenis pewarna maka akan terbagi menjadi dua jenis sesuai dengan asalnya, yaitu pewarna alami dan pewarna buatan. Lantas bagaimanakah cara membedakan pewarna alami dan buatan? Sejak dahulu, sudah dikenal ada beberapa pewarna alami seperti kunyit dan daun suji. Bahan-bahan tersebut akan menghasilkan warna-warna cantik yang semakin menambah selera makan. Sebelum membicarakan cara membedakan pewarna alami dan buatan, maka ada baiknya jika membahas dahulu mengenai pewarna alami dan pewarna buatan. Langsung saja berikut pembahasan selengkapnya. Pewarna Alami Bahan pewarna alami adalah bahan pewarna makanan dan minuman yang berasal dari bahan alami seperti dari tumbuh-tumbuhan. Beberapa bahan alami yang sering digunakan sebagai bahan pewarna adalah sebagai berikut ini: ·         Kunyit dapat memberi warna kuning pada makanan seperti tahu atau nasi kuning. ·         Daun suji dapat memberi warna hijau yang menawan untuk beberapa makanan seperti kue pisang atau dadar gulung. ·         Cabai merah selain memiliki rasa pedas ternyata bisa juga dijadikan pewarna alami warna merah untuk masakan rendang atau nasi goreng. ·         Kakao merupakan buah yang bisa menghasilkan cokelat sehingga sering dipakai untuk pewarna pada es krim ataupun kue kering. ·         Wortel bisa menjadi pewarna kuning ·         Karamel bisa juga menjadi pewarna untuk warna cokelat karamel yang dipakai pada makanan kembang gula. ·         Gula merah selain menjadi pemanis alami ternyata bisa pula dijadikan pewarna makanan seperti bubur dan dodol. Pewarna Buatan ·         Selain memakai pewarna alami dari tumbuh-tumbuhan, ada pula makanan yang memakai pewarna buatan.  Sedangkan pewarna buatan sendiri terbagi menjadi dua yaitu pewarna buatan disintesis yang memiliki struktur kimia mirip dengan bahan alami seperti apokaroten untuk warna orange. Jenis yang kedua adalah pewarna buatan disintesis khusus sebagai pengganti warna alami. Beberapa contoh pewarna buatan yang dipakai untuk makanan adalah sebagai berikut ini: ·         Tartrazin yang dapat menghasilkan warna kuning, pada umumnya dipakai untuk jeli, es krim, dan yoghurt. ·         Indigokarmin sebagai penghasil warna biru, pada umunya dipakai untuk minuman ringan dan gula-gula. ·         Eritrosin untuk warna merah yang sering dipakai untuk es krim serta jeli. Cara Membedakan Pewarna Alami dan Buatan Cara membedakan pewarna alami dan buatan pada makanan secara umum bisa dilihat dari beberapa  hal antara lain sebagai berikut: ·         Warna terlihat lebih mencolok Secara umum baik pewarna buatan ataupun alami jika diaplikasikan dengan ukuran yang tepat pada makanan akan tidak begitu terlihat perbedaannya. Hanya saja jika lebih dalam mencermati biasanya makanan dengan pewarna buatan akan terlihat lebih mencolok jika dibandingkan dengan yang menggunakan pewarna alami. ·         Ada rasa pahit Ada rasa pahit pada makanan dengan pewarna buatan yang berlebihan, sehingga rasa kurang sedap. Namun jika penggunaannya pas maka rasanya akan sama-sama enak. ·         Lebih kenyal Pada kue akan sedikit lebih kenyal teksturnya jika memakai pewarna buatan. Sehingga bisa dikenali perbedaannya dari tekstur kue tersebut. Buat Anda yang mau lebih cepat dan lebih hemat maka ada baiknya jika memilih pewarna buatan yang aman dan berkualitas. Aman dalam artian terbuat dari bahan-bahan yang tidak berbahaya bagi tubuh dan berkualitas dari warna yang dihasilkan.  Salah satunya dengan pewarna buatan dari GSI (Global Solusi Ingredia) Indonesia. GSI selama ini dikenal sebagai sebuah perusahaan pemasok bahan makanan baik makanan fungsional ataupun khusus. GSI berbasis utama di Kuala Lumpur, Malaysia selalu siap memberikan produk pewarna buatan khusus untuk makanan yang berkualitas, resmi, dan aman. Selain itu harga yang ditawarkan juga aman di kantong dan sudah pasti terjamin  tidak mengecewakan bagi siapa saja yang mencobanya. GSI Indonesia solusi untuk bahan tambahan pangan yang berkualitas dan aman.

Contact Us

Contact Us